Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Ingatkan Bupati/Walikota Cegah Dini Karhutla

by Mata Banua
19 September 2024
in Indonesiana
0
D:\2024\September 2024\20 September 2024\2\2\New Folder\paman.jpg
Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi. (foto:mb/ist)

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin telah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada bupati/walikota untuk melakukan pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di banua.

“SE Gubernur Kalsel tersebut telah disampaikan kepada bupati dan walikota dalam rangka mengantisipasi Karhutla tahun 2024 ini,” kata Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, di Banjarbaru, Kamis (19/9).

Berita Lainnya

Pelindo Tekankan Peran Penting Media

Pelindo Tekankan Peran Penting Media

9 April 2026
Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

9 April 2026

Surat edaran itu, kata Bambang, menyusul ditetapkan Kalsel sebagai siaga bencana karhutla sejak 21 Agustus 2024 lalu dan kini sudah ada sejumlah titik hotspot di sejumlah daerah, tetapi masih terkendali.

Menurut Bambang, dalam SE Gubernur Paman Birin tersebut juga meminta instansi terkait di daerah untuk melakukan pemetaan terhadap potensi kemungkinan terjadinya Karhutla dan kekeringan diwilayah masing-masing.

“Kami berharap melalui langkah-langkah antisipasi tersebut akan meminimalisir kejadian Karhutla dan kekeringan pada musim kemarau tahun 2024 yang diperkirakan puncaknya September ini,” ujar Bambang.

Untuk mengantisipasi Karhutla, kata Bambang, BPBD Provinsi Kalsel telah melakukan langkah-langkah strategis antara lain mendirikan posko-posko di lokasi yang termasuk rawan bencana karhutla, terutama di sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

“Hingga saat ini belum ada pesawat di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang mengalami delay (keterlambatan) akibat kabut asap yang disebabkan karhutla dan kita terus berjuang untuk mencegah terjadi karhutla di ring 1 Bandara,” katanya.

Dia menjelaskan, pada Posko termasuk Posko Induk yang ada di Asrama Haji Banjarmasin di Banjarbaru, bukan hanya ada sumber daya manusia (SDM), tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk peta potensi rawan karhutla.

Untuk menangani karhutla yang telah terjadi, kata Bambang, Kalsel telah mendapat bantuan heli water boombing tiga unit dan kini telah melakukan pemadaman di sejumlah lokasi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terjangkau transportasi darat.

Langkah lainnya, lanjutnya, Paman Birin juga telah meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan mudifikasi cuara untuk melakukan hujan buatan, karena dinilai awannya cukup untuk melakukan hal itu. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper