BANJARMASIN – Rumah milik eks ketua RT 33 serta bangunan lantai dua, plapon pada ruang kelas SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin terbakar, Minggu (15/09) sekitar pukul 01.00 Wita.
Api pertama kali diketahui berawal dari rumah yang dihuni oleh korban Slamet Riyadi (60), om colo ini selaku eks Ketua RT 33, karena angin kencang, api merambah ke bangunan lantai II, ruangan kelas di SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin.
Sigapnya barisan pemadam kebakaran (BPK) yang melakukan pembasahan dan api segera padam. Namun, api tetap saja menghanguskan plafon pada lantai dua, di ruang kelas SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin.
Rahmat, salah satu warga sekitar kejadian mengatakan, saat kebakaran dirinya baru bangun dari tidur, saat mendengar teriakan warga minta tolong ada kebakaran.
Amat mengakui sangat kaget, ia pun bersama keluarga cepat-cepat selamatkan diri. “Yang saya ingat saat mendengar kebakaran selamatkan keluarga, perhiasan dan surat berharga,” katanya.
Ketika sudah berada di luar rumah, “Api terlihat dari atap rumah, sudah besar dari rumah om colo,” tuturnya.
Syukurnya, beber warga lainnya, api tidak membakar bangunan lainnya, bangunan sekolah SDN, yang berada pada samping rumah colo ikut terbakar pada plapon ruang kelas.
Kebakaran juga terjadi di kost putri di Jalan S Parman Gang Kafilah RT 23 RW 05 Banjarmasin Tengah, pada Sabtu (14/9) sekitar pukul 23.00 Wita.
Kost dihuni oleh enam jiwa, yaitu Iwin (21), Reni (18), Wamda Fitriah (18) Nani, Rianti dan Lilis.
Saat kebakaran tiga kost sedang kosong penghuni sedang berada di luar, namun tiga lainnya masih didalam kost. Iwin yang indekost saat itu ada di rumah sedang nonton sepak bola di televisi.
Pihak berwajib, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. sam/ani

