BANJARMASIN – Polisi sedang memburu pelaku penganiayaan juru parkir (Jukir) di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, karena nekad membacokkan senjata tajam jenis belati dan motifnya masih diselidiki.
Bahkan peristiwa itu, videonya sempat viral di media sosial, seseorang pria melakukan penusukan berpakaian berkemeja warba merah muda memakai peci warna putih, pada Rabu (11/9) sore sekitar pukul 18.30 Wita lalu.
Akibat penusukan ini korban juru parkir di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin bernama M Fitiansyah (44) warga Jalan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat mengalami sejumlah luka tusuk.
“Korban mengalami luka di tangan dan di badan tepat di bagian dada sebelah kanan, luka pada jempol dan luka pada jarinya,” ucap Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim, Iptu Endra Agustian Ginting.
Polisi sudah mengantongi identitas pelaku, berinisial AS (50) warga Banjarmasin. Kini AS dalam pengejaran oleh pihak berwajib.
Polisi memburu keberadaan pelaku, korban sudah divisum, masih ada noda darah pada rompi warna oren. “Korban sudah jalani visum er revertum, pelaku penganiayaan terancam Pasal 351 KUHP,” katanya.
Tak terima anaknya dianiaya, ibu korban Isnaini (50) melaporkan insiden penganiayaan itu ke Polsekta Banjarmasin Tengah.
Menurut informasi di lapangan, korban bertemu temannya dan mgobrol dengan SP. Namun, terduga pelaku AS juga berada di situ.
Pelaku marah dan terjadi cekcok mulut, AS pulang dan kembali datangi lokasi, sedang korban asik ngobrol dengan saksi.
Tiba di lokasi kejadian AD tanpa ragu menyerang Isnaini dengan tusukan belati. Puas melukai koraban pelaku AS kabur, hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Korban mengalami luka lebam, luka tusuk di bagian dada sebelah kanan, jempol dan jari akibat menangkis dengan tangan kosong.
Terluka, korban terjatuh bersimbah darah, oleh warga di larikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis. sam/ani

