Mata Banua Online
Selasa, April 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pasien Diabetes Berisiko Lebih Tinggi Terserang Asma

by Mata Banua
17 September 2024
in Mozaik
0
D:\2024\September 2024\18 September 2024\11\Halaman 1-11 Rabu\pasien.jpg
(foto:mb/web)

Hasil studi baru menunjukkan bahwa pasien diabetes berisiko lebih tinggi terserang asma, dan hubungan antara kedua kondisi ini bersifat timbal balik.

Menurut studi terbaru yang hasilnya dipresentasikan dalam pertemuan tahunan European Association for the Study of Diabetes (EASD) di Madrid, Spanyol, individu dengan diabetes hampir dua kali lebih berisiko terkena asma dan orang dengan asma memiliki peluang 28 persen lebih tinggi mengalami diabetes.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

“Namun, bukti yang menghubungkan keduanya dan mekanisme di balik hubungan ini masih belum jelas, yang menyoroti perlunya penelitian komprehensif mengenai hubungan keduanya,” kata Dr. Nam Nguyen selaku pemimpin penelitian tersebut sebagaimana dikutip dalam siaran Medical Daily pada Rabu.

Ia menyampaikan bahwa angka asma dan diabetes tipe 2, keduanya merupakan masalah kesehatan umum, secara global, sedang meningkat.

“Kondisi ini berdampak negatif pada kualitas hidup seseorang dan diperkirakan akan menciptakan beban medis dan ekonomi yang semakin meningkat,” katanya.

Untuk memperkirakan keterkaitan antara asma dan diabetes, para peneliti melakukan meta-analisis yang melibatkan data dari 17 juta peserta dari 14 studi dan tinjauan sistematis terhadap empat basis data jurnal medis.

Para peneliti menyampaikan, hasil studi menunjukkan bahwa asma dan diabetes memiliki hubungan timbal balik.

Menurut hasil studi, individu dengan asma 28 persen lebih mungkin mengalami diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak kena asma. Individu dengan diabetes tipe 2 hampir dua kali lebih mungkin (83 persen lebih mungkin) terserang asma dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami diabetes tipe 2.

Hasil studi juga menunjukkan bahwa hipertensi dan dislipidemia (kadar lemak darah yang tidak sehat seperti kolesterol) merupakan faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko asma dan diabetes tipe 2.

Keparahan asma dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi, dengan risiko yang meningkat seiring dengan keparahan. Namun, durasi asma tidak dihubungkan dengan risiko diabetes tipe 2.

Dr. Nguyen mendorong pasien dengan diabetes tipe 2 atau asma lebih waspada dan menekankan perlunya strategi pencegahan.

Strategi pencegahan bagi pasien asma meliputi skrining pra-diabetes dan penanganan kondisi tersebut sejak dini untuk mencegah munculnya diabetes tipe 2.

Peneliti juga menyarankan penggunaan kortikosteroid sistemik secara hati-hati, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes.ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper