Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Geopark Meratus Diterima UNESCO Global Geoparks

Paman Birin : Geopark Pertama di Pulau Kalimantan

by Mata Banua
17 September 2024
in Pemprov Kalsel
0
Ketua Harian Badan Pengelola (BP) Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana (paling kiri) saat menyampaikan paparan pada sidang dewan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) Global Geoparks atau UGGp pada 8-9 September 2024 di Non Nuoc Cao Bang UNESCO Global Geopark, Vietnam.

BANJARMASIN – Harapan warga masyarakat Kalimantan Selatan akan keberadaan Geopark Meratus menjadi anggota UNESCO Global Geopark bakal terwujud.

Taman Bumi atau Geopark Meratus di Kalimantan Selatan telah diterima secara aklamasi menjadi anggota UNESCO Global Geo­parks (UGG) dalam sidang dewan di Vietnam pada 8-9 September 2024.

Berita Lainnya

Gubernur : Pemprov Kalsel Tak Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN

Gubernur : Pemprov Kalsel Tak Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN

6 April 2026
Gubernur Kalsel Targetkan Capaian Anggaran 50 Persen di Triwulan II

Gubernur Kalsel Targetkan Capaian Anggaran 50 Persen di Triwulan II

6 April 2026

Namun masih menunggu pene­tapan dan pengumumannya pada tahun 2025, beberapa rekomendasi akan ditindaklanjuti guna perbaikan Geopark Meratus.

Harapan dan keyakinan itu juga pernah disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin akan keberadaan Geopark Meratus yang nantinya akan menjadi UNESCO Global Geopark saat Evaluasi Meratus Aspiring Unesco Global Geopark.

Disampaikan Paman Birin, Geo­park Meratus adalah geopark pertama di Pulau Kalimantan dan apabila berhasil masuk menjadi Unesco Global Geopark, maka Meratus akan menjadi yang pertama pula di seluruh Pulau Kalimantan yang diakui UGG.

“Pencapaian ini tentu akan menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Kalimantan Selatan, tetapi juga bagi Indonesia. Pengakuan sebagai Unesco Global Geopark membawa manfaat yang sangat besar, terutama dalam hal konservasi alam dan budaya,” ujar gubernur dua periode.

Paman Birin juga menyampaikan, dengan adanya pengakuan Interna­sional ini juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat lokal dan global tentang pentingnya menjaga keseim­bangan antara alam dan manusia.

Selain manfaat konservasi, status Unesco Global Geopark juga mem­buka peluang besar bagi pengem­bangan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

UNESCO Global Geoparks menerima keanggotaan secara aklamasi dalam sidang dewan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) Global Geoparks atau UGGp pada 8-9 September 2024 di Non Nuoc Cao Bang UNESCO Global Geopark, Vietnam.

Saat pertemuan itu, Geopark Meratus diwakili atau dipimpin Ketua Harian Badan Pengelola (BP) Geo­park Meratus, Hanifah Dwi Nirwana.

Setelah diterima secara aklamasi menjadi anggota, Taman Bumi atau Geopark Meratus di Kalimantan Selatan tengah menunggu penetapan dan pengumumannya pada tahun 2025.

Dalam pertemuan itu, Ketua Harian BP Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana mengaku, terkait hasil laporan bahwa beberapa rekomendasi akan ditindaklanjuti guna perbaikan Geopark Meratus.

“Pada pertemuan UGGp Council ini, Meratus Geopark dan Geopark Kebumen menjadi bagian dari 17 aplikasi aspiring UNESCO Global Geopark tahun 2023 yang men­dapatkan penilaian pada tahun 2024 ini,” ungkap Hanifah.

Hanifah menyebut 17 aplikasi aspiring UGGp berasal dari berbagai negara seperti Brazil, Canada, China, Italy, Indonesia, Italy, Mexico, Moroco, Norway, Republic of Korea, Saudi Arabia, Spain, Tanza­nia, Unitied Kingdom of Great Britain and Northern Ireland dan Vietnam.

Adapun, menurut Hanifah, penilaian yang dilakukan dalam pertemuan UGGp Council ber­dasarkan pada dokumen yang telah dikirimkan ke Secretariat UNESCO Global Geopark dan hasil penilaian lapangan yang telah dilakukan pada 11-15 Juli 2024.

“Dalam pertemuan ini, UUGp council ini memberikan tiga kategori penilaian yaitu Accept, Deferral dan Reject. Hasil penilaian UGGp Council, Geopark Meratus memiliki kekuatan berupa dukungan pem­e­rintah, masyarakat yang kuat dan mitra serta warisan alam dan budaya yang luar biasa,” terangnya.

Namun, bagi Hanifah bahwa terdapat kelemahan yaitu kurangnya informasi terkait nilai geologi yang bernilai internasional yang disam­paikan dalam dokumen usulan Geopark Meratus.

Berdasarkan hasil sidang council, kata Hanifah, Geopark Meratus diterima secara aklamasi untuk menjadi anggota UGGp dengan beberapa rekomendasi, antara lain untuk memperbaiki justifikasi warisan geologi yang bernilai internasional.

Pertama, memperbaiki dan meng­update panel informasi sehingga lebih menarik untuk pengunjung yang lebih luas sehingga perlu meningkatkan keterkaitan hubungan antara nilai geologi dengan keragaman hayati dan budaya untuk meningkatkan kesa­daran, pendidikan, dan promosi geopark.

Kedua, Hanifah menyebut langkah selanjutnya itu memperbaiki dan mengupdate informasi pada website, meningkatkan jejaring geopark serta menyusun strategi dan rencana aksi untuk memastikan warisan budaya lokal dapat diteruskan ke generasi muda.

“Kesuksesan ini berkat kerja keras Badan Pengelola, dukungan Peme­rintah Provinsi Kalimantan Selatan yang sangat kuat, mitra geopark dan yang terpenting masyarakat Geopark Meratus,” ucap Hanifah.

Pada sidang council juga mem­bahas empat aplikasi aspiring yang ditunda serta revalidasi 39 UGGp, satu UGGp yang mengajukan perubahan Kawasan dan satu Geopark yang menga­jukan perubahan nama.mr/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper