Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

7 Lapak PKL Ditertibkan Satpol PP

by Mata Banua
12 September 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\September 2024\13 September 2024\5\hal 5\Pedagang di jalan Belitung Darat ditertibkan oleh Satpol PP Banjarmasin,.jpg
PEDAGANG di Jalan Belitung Darat ditertibkan oleh Satpol PP Banjarmasin, karena berjualan di atas trotoar dan drainase. (Foto:mb/jejakrekam)

 

BANJARMASIN – Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di seberang kawasan Pasar Kalindo, dibongkar petugas Satpol PP Banjarmasin, Rabu (11/9).

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

Pembongkaran lapak pedagang di Jalan Belitung Darat, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat ini, dikarenakan para PKL mendirikan lapaknya di atas trotoar dan drainase.

Kasi Operasi dan Pengendalian di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin, Alex Sandra menerangkan, ekseskusi pembongkaran dilakukan setelah pihaknya memberikan sosialisasi pada pedagang yang terdampak. “Kita sudah juga berikan Surat Peringatan (SP) 1, hingga 3. Namun, hingga hari ini masih ada yang berjualan,” ujarnya, seperti dikutip jejakrekam.com.

“Makanya sesuai arahan pimpinan, kita tertibkan hari ini,” sambungnya.

Dilanjutkan Alex, dalam penertiban yang dilakukan pihaknya pada hari itu, ada sekitar 7 lapak PKL yang berhasil dibongkar dan diamankan. “Untuk barang pedagang yang berhasil diamankan akan kita simpan dulu di kantor, sambil menunggu instruksi pimpinan selanjutnya,” tandasnya.

Meskipun pembongkaran yang dilakukan berjalan dengan lancer, namun, sejumlah pedagang merasa keberatan dengan penertiban yang menyasar lapak mereka.

Salah satunya seperti yang diungkapkan Sukri. Pedagang yang sehari-harinya berjualan rokok dan bensin di kawasan itu, merasa penertiban yang dilakukan Satpol PP tidak adil. “Kami tidak terima, karena hanya sebelah pihak saja,” cecarnya.

“Ini kesannya sepihak saja, harusnya kalau mau bongkar, bongkar aja sepanjangan,” tambahnya.

Dirinya pun mengatakan, pembongkaran ini dilakukan secara tiba-tiba, tanpa ada pemberitahuan dari petugas. “Kemarin katanya aman-aman saja, tapi hari ini ternyata dibongkar,” keluhnya. jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper