Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Diinisiasi Paman Birin, Gema Maulid Disambut Antusias Warga

by Mata Banua
5 September 2024
in Headlines
0

 

KH Muhammad Wildan Salman (dua dari kiri) ketika menyampaikan tausiyah pada Gema Maulid yang diselenggarakan di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menggelar Gema Maulid dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang akan berlangsung selama 40 malam kedepan, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin dimulai Rabu (4/09) malam.

Berita Lainnya

Presiden Resmikan 166 SR se-Indonesia

Presiden Resmikan 166 SR se-Indonesia

12 Januari 2026
JPU Diperintahkan Serahkan Hasil Audit BPKP kepada Nadiem

JPU Diperintahkan Serahkan Hasil Audit BPKP kepada Nadiem

12 Januari 2026

Kegiatan keagamaan dalam rangka syiar Islam yang diinisiasi Paman Birin tersebut disambut antusias warga Banjarmasin dan sekitarnya, terbukti meski Banjarmasin selepas diguyur hujan sejak sore hari, semangat masyarakat tetap hadir diacara tersebut.

Tampak ribuan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) serta karyawan-karyawati lingkup Pemprov Kalsel memenuhi aula hingga pelataran Gedung Mahligai Pancasila.

Lantunan syair-syair maulid Habsyi terdengar begitu merdu, orang-orang tumpah ruah dari pelataran hingga kedalam sambil membacakan sholawat, semuanya nampak khusuk.

Gema Maulid selama 40 malam, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini akan menghidupkan semangat keagamaan dan kebersamaan masyarakat Kalsel bersama para alim ulama.

Diawali sholat magrib dan Sholat Isya berjamaah, acara Gema Maulid dimulai pembacaan Maulid Habsyi dari grup Khairul Azmi dari Kabupaten Banjar, dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Quran dari Ustadz Muhammad Sidik.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang hadir dalam kesempatan tersebut dan memohon maaf bila terdapat jamuan yang kurang berkenan.

“Saya berharap mudah-mudahan kita yang hadir disini mendapat syafaat baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.

Paman Birin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara Gema Maulid 40 Malam 1446 H yang menjadi salah satu wujud kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.

Paman Birin juga menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk implementasi ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Semoga acara ini tidak hanya mempererat silaturahmi di antara kita, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan ketaatan kita kepada ajaran Rasulullah SAW,” tambahnya.

Paman Birin berharap agar acara serupa terus diglakkan, karena kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkokoh persatuan dan kerukunan umat, khususnya di Kalimantan Selatan.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Tuan Guru Al-allimul Fadhil KH Muhammad Wildan Salman atau Guru Wildan dalam tausiahnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gema Maulid tahun 2024 yang diinisiasi oleh Paman Birin.

“Kita berharap mudah-mudahan segala karya dalam dua periode kepemimpinan Paman Birin memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Kalsel Babussalam,” ujarnya.

Guru Wildan juga menyampaikan tentang sejarah lahirnya Nabi Muhammad SAW, dimana lahirnya Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa agung yang membawa cahaya dan rahmat bagi seluruh alam.

Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada 12 Rabiul Awal di Kota Mekah, di tengah-tengah masyarakat yang diliputi kegelapan jahiliyah.

Kehadiran beliau menjadi penanda awal dari perubahan besar yang membawa umat manusia menuju pencerahan dan kebijaksanaan melalui ajaran Islam.

Guru Wildan juga menjelaskan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi merupakan titik awal dari misi kenabian yang penuh perjuangan dan pengorbanan dalam menyebarkan kebenaran dan keadilan.

“Sejak lahirnya Nabi Muhammad SAW, dunia mengalami transformasi luar biasa, di mana nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang menjadi landasan utama kehidupan,” ujar Guru Wildan.

Guru Wildan mengajak semua yang hadir untuk mengambil hikmah dari sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu pentingnya memegang teguh nilai-nilai kebaikan, memperjuangkan keadilan, dan menebarkan kasih sayang kepada sesama, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sepanjang hidupnya.

Tampak hadir dalam Gema Maulid tersebut Habib Ali Alaydrus, Guru H Supian Al Banjari, Ketua Tanfidziyah PWNU Kalsel, Dr KH Muhammad Tambrin, Anggota DPR RI Terpilih 2024-2029, H Sandi Fitrian Noor dan pejabat teras Pemprov Kalsel, karyawan pemprov serta masyarakat dari desa Tatah Pemangkih, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin. adp/ani md/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper