Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

WHO Ingatkan Risiko Penularan Mpox Lewat Droplet

by Mata Banua
2 September 2024
in Mozaik
0
D:\2024\September 2024\3 September 2024\11\Halaman 1-11 Selasa\who.jpg
(foto:mb/web)

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan masyarakat soal risiko penularan Mpox lewat droplet.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Pada Selasa (27/8), WHO mengatakan bahwa droplet merupakan rute penularan minor Mpox dibandingkan dengan kontak fisik. Meski kemungkinannya kecil, tetap saja risiko itu ada.

Dalam situs resmi WHO, disampaikan bahwa Mpox menyebar antarmanusia utamanya melalui kontak fisik dekat dengan seseorang yang terinfeksi.

“Kontak dekat mencakup kontak kulit ke kulit (seperti bersentuhan atau berhubungan seks) dan kontak mulut ke mulut, atau kontak mulut ke kulit (seperti berciuman),” tulis WHO.

Dalam siaran yang sama, WHO juga mengingatkan soal risiko penularan Mpox lewat droplet.

Mereka menyebutkan bahwa berhadapan langsung dengan seseorang yang terinfeksi Mpox bisa memicu penularan. Contohnya seperti berbicara dalam jarak dekat, yang dapat menghasilkan tetesan pernapasan yang menular.

Mengutip Channel News Asia, Juru Bicara WHO Margaret Harris mengatakan, ada kemungkinan penularan virus saat seseorang berbicara dengan dengan pasien cacar monyet.

“Ketika Anda berbicara dengan seseorang, Anda akan mengeluarkan percikan ludah. Tapi, itu bukan bentuk penularan yang sangat besar, dan itu bukan penularan melalui udara jarak jauh,” ujar Harris.

Ia juga menegaskan, penularan utama cacar monyet tetap berisiko tinggi terjadi melalui kontak fisik dekat.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan penularan Mpox lewat droplet.

Kendati demikian, WHO tetap merekomendasikan pasien cacar monyet dan tenaga kesehatan untuk menggunakan masker. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper