BANJARMASIN – Manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru melengkapi pelayanan Klinik Prostodonsia atau praktik spesialis pembuatan gigi palsu.
Kepala Bidang Pelayanan RSD Idaman Kota Banjarbaru dr Siti Ningsih mengatakan, layanan ini mulai beroperasi pada awal September 2024. “Mulai praktik pada Senin atau 2 September 2024,” katanya, Sabtu (31/8).
Ia menjelaskan, praktik pemasangan gigi palsu untuk mengembalikan fungsi gigi yang hilang atau rusak, sehingga menghindari gangguan atau penyakit lain.
“Jika gigi banyak hilang atau rusak, berarti makanan yang di cerna tidak di kunyah secara sempurna, sehingga setelah di telan akan menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan,” jelasnya.
Kehadiran Klinik Prostodonsia ini, lanjut dia, semakin melengkapi layanan kesehatan di RSD Idaman Banjarbaru yang sebelumnya hanya melayani pasien umum.
“Sementara masih pasien umum, untuk BPJS masih berproses. Insha Allah akan semakin memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, RSD Idaman juga bekerja sama dengan Basarnas Banjarmasin terkait rujukan terhadap korban yang membutuhkan pertolongan dan tindakan medis.
Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad dan Direktur RSUD Idaman Banjarbaru Danny Indar Wardhana menandatangani nota kesepahaman sebagai langkah awal meningkatkan sinergi untuk memberikan pertolongan rujukan terhadap korban pencarian setelah diberikan pertolongan pertama.
Al Amrad mengungkapkan, Basarnas Banjarmasin memiliki tenaga medis, namun sebatas memberikan pertolongan atau penanganan pertama di lapangan.
Ia berharap kolaborasi unsur SAR dengan rumah sakit sebagai upaya untuk memberikan bantuan pencarian, terutama pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat berjalan secara optimal. ant

