
BANJARMASIN – Keluarga petani di Desa Keliling Benteng Ulu, Kabupaten Banjar, menerima manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
“Padahal mereka baru satu bulan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek,” ujar Kepala BPJamsostek Banjarmasin Murniati, Rabu (28/8).
Walau baru terdaftar, lanjut dia, BPJamsostek sudah memberikan perlindungan dengan programnya. Hal itu terbukti dengan dua anggota petani di Desa Keliling Benteng Ulu yang sudah terdaftar sebagai peserta tersebut meninggal dunia, dan diserahkan haknya kepada ahli waris.
“Jadi klaim santunan meninggal dunia bagi keduanya masing-masing Rp 42 juta, dan diserahkan kepada ahli warisnya,” ucap Murniati.
Keduanya masuk anggota Jamsostek dengan status tenaga kerja bukan penerima upah dengan dua program yang di ikuti, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Ia pun menyatakan pihaknya siap hadir untuk setiap masyarakat yang bekerja. Program yang dibentuk oleh pemerintah ini juga berguna memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada peserta, serta mengingat banyaknya keuntungan yang akan di dapat dalam memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja.
Murniati menambahkan, BPJamsostek memiliki empat program jaminan sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, yakni program Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.
Untuk tenaga kerja yang mengikuti Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun juga berhak mendapatkan dana Jaminan Hari Tua dan pensiunnya tersebut ketika telah berhenti bekerja.
“Salah satu manfaat Jamsostek yang sangat penting, yakni jaminan kecelakaan kerja. Jaminan ini memberikan perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju ke tempat kerja atau sebaliknya, hingga perjalanan dinas,” pungkasnya. ant

