
BANJARMASIN – Pascaamblasnya lantai teras SDN Mawar 7 Banjarmasin, sejumlah pihak terutama kalangan orangtua siswa menjadi khawatir dengan bangunan tersisa.
Berdasarkan kesepakatan komite sekolah dan orangtua, siswa yang belajar di ruang kelas yang berdampingan, termasuk ruang kelas di atas atau masih satu atap dengan pondasi lantai yang ambruk memutuskan untuk belajar di bawah tenda.
Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ahmad Baihaqi pelaksanaan belajar mengajar di lapangan dengan menyewa tenda sementara waktu itu merupakan saran dari orangtua siswa.
“Para orangtua masih sangat khawatir atas kejadian amblasnya lantai teras. Terlebih ada bangunan yang miring dan sebelumnya ada korban yang terperosok,” ujar Ahmad Baihaqi, Kamis (22/8).
Saat ini, pihaknya menunggu hasil review dari PUPR. Apakah ruangan tersisa bisa digunakan dengan kondisi seadanya atau harus diperbaiki lagi.
Untuk penanganan sementara, sudah dilakukan perbaikan pada seluruh lantai teras sekolah terutama yang ambruk dan bolong. “Mudahan bisa rampung dalam satu minggu ini,” katanya.
Ia menilai, proses belajar mengajar di lapangan kurang efektif karena cukup mengganggu konsentrasi para siswa. “Mudahan bisa sesegeranya diperbaiki, agar siswa tersebut bisa kembali belajar dalam ruang kelas,” harapnya.
Baihaqi mengatakan, amblasnya lantai teras kemungkinan disebabkan pondasi kontruksi tidak kuat menahan beban. “Ini mungkin sistem perbaikan bangunan dulu yang dikerjakan pihak sekolah sendiri yakni swakelola tidak profesional di bidangnya, sehingga tidak memperhitungkan kekuatan pondasi,” jelasnya.
Sistem pembangunan sekolah ini ternyata tidak bagus dan pihak Disdik mengambil alih langsung perbaikan.
“Jadi sejak 2019 kita ubah yang awalnya sistem swakelola menjadi kontraktual agar lebih nyaman dengan pengawasan langsung,” tuturnya.
Ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Banjarmasin, Ibnul Qayyim, untuk perbaikan keseluruhan sekolah masih dalam perhitungan PUPR. Hasilnya nanti menjadi acuan pihaknya untuk menyiapkan anggaran perbaikan SDN Mawar 7 Banjarmasin.
“Mudah-mudahan secepatnya. Paling tidak perubahan kita laksanakan perencanaannya dan 2025 sudah bisa dikerjakan,” harapnya. via

