Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Orangtua Siswa Sepakat Dirikan Tenda Di Halaman Sekolah

by Mata Banua
21 Agustus 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Agustus 2024\23 Agustus 2024\5\hal 5\Kelas darurat berupa tenda, yang didirikan atas swadaya.jpg
KELAS darurat berupa tenda, yang didirikan atas swadaya orang tua wali murid yang cemas akan keadaan kelas yang terasnya amblas di SDN Mawar 7 Banjarmasin, pada pekan lalu. (Foto:mb/Jjr/ist)

 

BANJARMASIN – Imbas dari tak bisa dipergunakannya lagi beberapa ruangan kelas di SDN Mawar 7 Banjarmasin, sejumlah orang tua atau wali murid berinisiatif mendirikan tenda di lapangan sekolah.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Perwakilan orangtua murid berinisial RJ menerangkan, pemasangan tenda ini sebagai langkah untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran selama perbaikan gedung berlangsung.

“Rencananya, tenda ini dipasang hingga perbaikan selesai. Tapi kami akan memantau situasi dan melihat perkembangannya dahulu,” ungkapnya, Selasa (20/8).

Sementara, Kepala Sekolah SDN Mawar 7, Latif Gabaruddin mengaku, tidak tahu menahu tentang pemasangan tenda tersebut. “Tenda sudah terpasang saat saya datang. Inisiatif dari orangtua murid,” ungkapnya.

Dirinya sendiri menerangkan, sebenarnya ia tidak setuju dengan orang tua murid terkait pemasangan tenda ini. Latif beralasan karena dari 12 ruang kelas yang tersedia. Masih ada sekitar 6 ruang yang bisa digunakan.

“Namun, mereka masih khawatir akibat amblesnya sebagian teras itu. Mereka mungkin trauma, dan masih terpikirkan sampai sekarang. Apalagi ibu-ibu,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan Latif, dari hasil rapat antara pihak sekolah dan orang tua murid beberapa waktu lalu. Ada keinginan dari orang tua murid untuk membantu jalannya perbaikan pada gedung sekolah. Namun, ia menegaskan, apabila bantuan dilakukan dengan cara memungut sumbangan, maka tidak diperbolehkan.

“Kalau dari alumni, saya terima. Tapi kalau melalui sumbangan orang tua atau wali murid, tidak saya perbolehkan,” tekannya.

“Kalau orang tuanya mampu, mungkin tidak masalah. Tapi bagaimana dengan orang tua siswa yang tidak mampu. Tapi yang namanya sumbangan, kami sama sekali tidak setuju,” tandasnya. jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper