Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Realisasi Belanja Negara Capai Rp21,38 Triliun

by Mata Banua
20 Agustus 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Agustus 2024\21 Agustus 2024\7\Halman ekonomi (21 Agt )\master 7.jpg
PAPARASAN REALISASI – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi (dua dari kiri) saat paparan realisasi pendapatan dan penerimaan negara di Kalsel hingga 31 Juli 2024.(foto: mb/ist)

 

PAPARASAN REALISASI – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi (dua dari kiri) saat paparan realisasi pendapatan dan penerimaan negara di Kalsel hingga 31 Juli 2024.(foto: mb/ist

Berita Lainnya

Beras 5 Kg Tak Sesuai Takaran

Harga Buyback Emas Antam Naik 10,38 Persen

9 April 2026
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.200

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.200

9 April 2026

BANJARMASIN – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi menyebutkan realisasi belanja negara (APBN) di Provinsi Kalimantan Selatan hingga 31 Juli 2024 mencapai Rp21,38 persen atau 55,37 persen.

“Kalau melihat realisasi belanja APBN tahun 2024 tersebut, terjadi peningkatan 25,17 persen dari periode yang sama tahun 2023 lalu,” ujarnya pada media briefing realisasi APBN regional Kalsel hingga 31 Juli 2024.

Media briefing yang berlangsung di Aula Kantor Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Selatan tersebut dihadapi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar dan Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel, Dwijo Muryono.

Menurut Syafriadi, realisasi belanja di Kalsel untuk Bulan Juli 2024 terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp4,95 triliun atau 51,95 persen dan Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp16,43 triliun atau 56,49 persen.

Realisasi belanja tertinggi di Kalsel pada Belanja Pegawai sebesar 65,74 persen, Belanja Transfer ke Daerah (TKD) sampai 31 Juli 2024 sebesar Rp16,43 triliun. “Jika dibandingkan dengan tahun lalu, pertumbuhan Belanja Transfer ke Daerah meningkat sebesar 27,81 persen,” katanya.

Dia menyebutkan realisasi dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam (SDA) sebesar Rp8,53 triliun atau 55,03 persen, realisasi

dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp5,11 triliun atau sekitar 60,02 persen.

Kemudian, realisasi dana alokasi khusus (DAK) Fisik sebesar Rp248,63 miliar atau 23,32 persen, realisasi DAK Non Fisik sebesar Rp1,27 triliun atau 53,19 persen.

Selanjutnya, realisasi Insentif Fiskal sebesar Rp88,31 miliar atau 53,88 persen dan realisasi Dana Desa (DD) sebesar Rp1,18 triliun atau 81,00 persen.

Menurut dia, realisasi TKD tertinggi di bulan Juli 2024 ini adalah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebesar 66,12 persen dan kinerja realisasi TKD bulan Juli 2024 bila dibandingkan tahun lalu meningkat cukup signifikan.

Tercatat growth sebesar 27,81 persen, sedangkan dibandingkan Juni 2024, penyaluran TKD Mei 2024 meningkat sebesar 19,67 persen. Kenaikan tertinggi pada penyaluran Insentif Fiskal sebesar 52,81 persen dan DHB sebesar 27,81 persen.

“Sampai Juli 2024, tercatat hampir seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel telah merealisasikan insentif fiskal kecuali Banjarmasin,

Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST),” katanya.

Menyinggung realisasi penerimaan negara, Syafriadi menyebutkan realisasi penerimaan negara mencapai Rp11,91 triliun atau 51,51 persen dari target terdiri dari Pajak Dalam Negeri mencapai Rp10,66 triliun atau 49,68 persen.

Walaupun secara total penerimaan negara mengalami kontraksi, katanya, di sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalselteng menunjukkan angka pertumbuhan positif yaitu 14,72 persen dengan realisasi sebesar Rp1,06 triliun. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper