Mata Banua Online
Senin, Februari 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Trans Banjarmasin Mulai Ditarik Tarif

by Mata Banua
4 Agustus 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Agustus 2024\5 Agustus 2024\5\BUS Trans banjarmasin.jpg
BUS Trans Banjarmasin yang melayani angkutan warga di seputar perkotaan kini sudah mulai ditarik tarif bagi penumpang.(foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Setelah lama tak dipungut biaya, angkutan Trans Banjarmasin milik Pemerintah Kota Banjarmasin per 1 Agustus 2024 kini akan mulai dikenakan tarif.

Berita Lainnya

4 Gepeng dan 2 PSK Terjaring Razia Satpol PP

4 Gepeng dan 2 PSK Terjaring Razia Satpol PP

8 Februari 2026
Pemko Lirik Teknologi Pirolisis Olah Sampah Plastik

Pemko Lirik Teknologi Pirolisis Olah Sampah Plastik

8 Februari 2026

Kabar ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo yang mengisyarakan pemberlakuan tarif nanti akan terbagi menjadi beberapa kategori.

Dijelaskannya, tarif Rp 3 ribu bagi masyarakat umum, lalu tarif Rp 2 ribu untuk pelajar/mahasiswa, dan gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas. Pembayaran pun hanya bisa dilakukan secara non tunai, alias uang elektronik atau scan QRIS.

“Semoga ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Walaupun belum seberapa,” ujar Slamet, Kamis (1/8), seperti dikutip jejakrekam.com.

Disampaikan Slamet, pemberlakuan tarif ini telah lama ingin dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2023 tentang tarif Bus Trans, yang tujuannya untuk meningkatkan PAD.

Namun rencana itu diurungkan, karena permintaan dari pimpinan. Dan sekarang tarif untuk angkutan umum ini telah resmi diberlakukan.

Dengan pemberlakuan tarif baru ini, dia memperkirakan setiap tahunnya Kota Banjarmasin bisa mendapatkan PAD sekitar Rp 250 juta. “Dan Sampai akhir 2024 ini kemungkinan bisa mencapai Rp 90 juta,” ucapnya.

Hingga saat ini, Slamet menerangkan ada sekitar 6 ribu masyarakat yang aktif menggunakan bus Trans Banjarmasin setiap bulannya. Dengan total 17 armada bus.

Terdiri dari empat koridor, yakni Terminal Induk KM 6-Sentra Antasari, lalu Sentra Antasari-RSUD Ansari Saleh. Kemudian Sentra Antasari-Mantuil dan Sungai Andai-Teluk Dalam.

Terkait kartu E-Money, masyarakat menurut Slamet bisa mendapatkannya di ritel-ritel untuk pembayaran tarif bus Trans Banjarmasin. Di samping itu, sebuah perbankan daerah juga dikabarkan bakal memberikan kartu e-Money pada momen 17 Agustus atau saat Hari Jadi ke-498 Kota Banjarmasin.

“Kita sudah MoU dengan perbankan itu. Semoga bisa secepatnya terealisasi. Masyarakat juga bisa membelu secara mandiri,” katanya.jjr

 

 

Tags: dishubSlamet BegjoTrans Banjarmasin
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper