Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bupati Kotabaru Tinjau Pembangunan Mesjid Kapal Pesiar

by Mata Banua
29 Juli 2024
in Daerah, Kotabaru
0

 

MASJID KAPAL PESIAR-Bupati kotabaru H.Sayed ja’far alaydrus S.H meninjau Pembangunan masjid kapal pesiar yang terletak di Kawasan Wisata Siring Laut Kotabaru didampingi jajarannya. (foto:mb/ebet)

KOTABARU – Bupati kotabaru H.Sayed Ja’far Alaydrus S.H, meninjau Pembangunan masjid kapal pesiar yang terletak di Kawasan Wisata Siring Laut Kotabaru.

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru Buka MTQ Nasional ke-56

Bupati Kotabaru Buka MTQ Nasional ke-56

5 April 2026
C:\Users\Desain 01\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\ktb.jpg

Bupati Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

1 April 2026

Dalam kunjungan tersebut bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Fatma Idiana Sayed Ja’far, Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dan kepala SKPD, serta pihak pelaksana pembangunan.

Bupati Sayed Ja’far mengaku, dirinya merasa puas, dengan progres Pembangunan yang sudah mencapai 98 persen rampung pembangunannya tersebut.

“Kami berharap, bahwa di bulan agustus 2024, masjid kapal pesiar ini sudah bisa diresmikan,” ucap Sayed Ja’far.

Bupati Kotabaru juga mengatakan, pembangunan Masjid Kapal Pesiar ini diharapkan menjadi ikon baru bagi Kotabaru.

Ia juga menekankan, pentingnya menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan memastikan kualitas pembangunannya. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga diharapkan dapat menarik wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kotabaru Suprapti Tri Astuti menambahkan, keterlambatan penyelesaian Pembangunan masjid kapal pesiar ini dikarenakan material bangunan masjid tidak ada tersedia di daerah lokal maupun Banjarmasin, sehingga material rata-rata didatangkan dari Surabaya dan Jakarta.

“Itu mungkin prosesnya yang agak lama. Tapi secara aturan diperbolehkan, untuk memperpanjang sebelum melewati tahun anggaran 2024,” ungkap Tri Astuti.(ebet/mb03)

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper