
BANJARMASIN- Pasangan bakal calon (Balon) Gubernur Hj Raudatul Jannah (Acil Odah) – Balon Wakil Gubernur HA Rozanie HN dipastikan mendapat dukungan penuh dari partai politik besar yakni Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Bahkan dalam waktu dekat pasangan Balon Gubernur Acil Odah dan Balon Wakil Gubernur HA Rozanie HN juga mengklaim bakal dapat dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kalsel.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel H Supian HK mengatakan Balon Gubernur Hj Raudatul Jannah (Acil Odah) – Balon Wakil Gubernur HA Rozanie HN sudah mendapatkan dukungan dari Nasdem 10 kursi, Gerindra 7 kursi, Golkar 13 kursi.
“ Hari Kamis nanti saya, pa Puar dan Basuni mendapat undangan khusus dari PDIP mewakili Balon Gubernur Hj Raudatul Jannah (Acil Odah) – Balon Wakil Gubernur HA Rozanie HN ,” ujar H Supian HK di Banjarmasin, Rabu (24/7) siang.
Setelah terbentuk koalisi besar nanti akan membentuk tim, untuk menyatukan tim nanti satu pintu agar dilapangan dapat jalan masing-masing. Kemungkinan hanya ada 2 pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.
Ketua Penjaringan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur DPD Partai Golkar Kalsel Puar Junaidi mengatakan tahapan Pilkada sudah dilaksanakan sesuai Jutlak secara teknis dari partai dengan membuka pendaftaran, mengusulkan kepada DPP,sekarang dari masing-masing DPPsudah mengeluarkan rekomendasi.
Langkah berikutnya akan melakukan pembentuka tim kampanye sebagai salah satu persyaratan partai untuk disampaikan kepada KPU,langkah berikutnya pendaftaran balon tersebut.” Kita ingin memberdayakan kekuatan yang ada di partai politik, baik dalam fraksi di DPRD untuk turun ke masyarakat untuk mengsosialisasikan balon yang diusungnya,” ujar Puar.
Oleh sebab itu secara rutinitas melakukan kondosildasi kenapa mengusung balon Gubernur dan balon Wakil Gubernur Kalsel, agar ada kesepahaman dan kesepakatan bersama. Kewenangan dari provinsi itu menyampaikan hasil dari pendaftaran dan rekomendasi daftar calon itu murni dari keputusan DPP.
“Keputusan DPP itupun tidak serta merta berdasarkan usulan dari provinsi, tapi DPP melakukan survei bahwa DPD Provinsi dan DPD Kabupaten/kota dan itu adalah keputusan DPP atau pusat,”jelasnya.
Selanjutnya setelah dilakukan pendaftaran,masing-masing partai politik melaksanakan secara bersama-sama parai politik mungkin kampanye terbuka dan tertutup baik yang ada di kabupaten/kota maupun provinsi.
“Kita mainnya terbuka saja kepada masing-masing partai politik pengusung maupun pendukung seperti Golkar 13 kursi,NasDem 10 kursi, Gerindra 7 kursi dan ditambah PDIP 3 kursi total 33 kursi, tinggal hanya 22 kursi dimana oleh partai politik pengusung lain hanya 15 kursi, bearti tinggal 7 kursi jadi tidak memungkinkan mengusung balon lain, jadi hanya 2 pasangan balon saja lagi,” tambahnya.
Kemungkinan dalam waktu dekat juga akan mendapat dukungan dari PDIP, kemungkinan juga bisa saja partai lain yang belum ikut koalisi dan bertambah dukungan kepada (Balon) Gubernur Hj Raudatul Jannah (Acil Odah) – Balon Wakil Gubernur HA Rozanie HN.rds

