Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bupati Balangan Buka Bahtsul Masa’il

by Mata Banua
7 Juli 2024
in Balangan, Daerah
0

 

SOSIALISASI-Bupati Balangan, Abdul Hadi membuka acara Bahtsul Masa’il dan Sosialisasi Fatwa 2024. (foto:mb/ist)

PARINGIN-Bupati Balangan, Abdul Hadi, secara resmi membuka acara Bahtsul Masa’il dan sosialisasi fatwa tahun 2024, yang diselenggarakan di Ar-Raudah Resto dan Water Park, Paringin, Jumat (5/7/2024).

Berita Lainnya

Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Sinergi Untuk Susun RKPD 2027

Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Sinergi Untuk Susun RKPD 2027

5 April 2026
Hadapi Kemarau April-Mei, BPBD Balangan Mulai Siapkan Antisipasi Karhutla

Hadapi Kemarau April-Mei, BPBD Balangan Mulai Siapkan Antisipasi Karhutla

1 April 2026

Keberadaan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai wadah tempat berkumpulnya para ulama, zu’ama, dan intelektual muslim memiliki arti yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Balangan.

Dikatakan Bupati Balangan, Abdul Hadi, bahwa organisasi ini tidak hanya menjadi pusat kajian keagamaan tetapi juga berfungsi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan.

“Umat Islam memerlukan bimbingan bukan hanya dalam keagamaan, tapi juga dalam segala urusan agar aspek keagamaannya tidak terabaikan, sehingga melahirkan ketenangan dalam menjalaninya,” ujarnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Balangan, KH. Ahmad Yusuf, juga memberikan pandangannya dalam acara tersebut. Ia menyatakan bahwa dengan adanya Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama, tidak perlu ada kekhawatiran akan krisis ulama.

KH. Ahmad Yusuf berharap, acara ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, antara pemerintah dan ulama dalam membimbing masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Terima kasih kepada semua peserta yang hadir, semoga dapat melahirkan kajian-kajian fiqih yang bisa menjadi pedoman tonggak utama bagi masyarakat di tengah-tengah derasnya arus digitalisasi dan globalisasi, tambahnya.{{mc/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper