
TANJUNG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) H Rusmadi menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mempunyai ujung tombak dalam penanganan stunting.
“Hal itu merupakan Tim Pendamping Keluarga yang Handal, Berempati, dan Bersahabat (TPK Hebat), adapun TPK ini memiliki program yang efektif mencegah stunting, jauh sebelum terjadinya perkawinan,” katanya di Kabupaten Tabalong, Senin (24/6).
Menurutnya Tim pendamping ini sangat berperan sekali dan berperan sebagai ujung tombak bagi kita dalam rangka pencegahan stunting.TPK ini merupakan aktor penting lanjutnya, untuk menyelesaikan masalah stunting di Tabalong dikarenakan TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan, memfasilitasi pemberian bantuan sosial, serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga beresiko stunting.
“Oleh sebab itu TPK ini perlu didukung dan dikuatkan dalam hal pendampingan keluarga, mengingat TPK sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten ini,” jelasnya.
Ia juga berharap melalui TPK ini dapat memberikan motivasi kepada tim pendamping dan keluarga di Kabupaten ini.”Kami berharap dengan adanya TPK ini akan memberikan motivasi kepada tim pendamping keluarga yang lain di Kabupaten Tabalong,” harapnya.
Ia pun menyebut pihaknya sangat optimis melalui Tim Pendamping Keluarga yang Handal, Berempati, dan Bersahabat (TPK Hebat) dapat menekan angka stunting, pasalnya pendampingan dilakukan jauh sebelum terjadi perkawinan.
“Kita optimis dapat menekan angka stunting di Tabalong, pasalnya pendampingan yang kita lalukan jauh sebelum terjadinya perkawinan,” pungkasnya.yan/rds

