Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Apresiasi Upaya Pelestarian Bekantan di Kalsel

by Mata Banua
4 Juni 2024
in Pemprov Kalsel
0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana saat menyerahkan penghargaan kepada pihak Chanee Kalaweit dan sejumlah mitra SBI, antara lain PT Pertamina, PT Astra dan PT Pama Persada Nusantara (foto:mb/adpim)

BANJARMASIN – Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Foun­dation menggelar peri­ngatan Hari Bekantan 2024, Minggu (02/06) di Auditorium Rektorat Universitas Lambung Man­gkurat (ULM) Banjar­masin.

Acara dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pem­bangunan, Agus Dian Nur.

Berita Lainnya

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

5 April 2026
BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

5 April 2026

Turut hadir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana sekaligus Ketua Harian Badan Pengelola Kawasan Geopark Nasional Meratus, Guru Besar Fakultas Kehutanan ULM, Prof Gusti HM Hatta sekaligus narasumber talk show dan pemateri serta mitra SBI, kala­ngan akademisi dan lain-lain.

Gubernur Kalsel, H Sah­birin Noor menyatakan sangat mengapresiasi apa yang dila­kukan Yayasan SBI, akademisi, peneliti dan penggiat lainnya yang telah serius terhadap upaya pelestarian bekantan, termasuk mengupayakan pen­gem­­bangan lingkungan lahan basah sebagai habitat bagi primata ini sehingga dapat bertahan dan dikembangkan sebagaimana diharapkan.

Peringatan Hari Bekantan dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini adalah untuk men­g­ingatkan kembali betapa penting­nya peranan lingkungan hidup dalam menjamin keber­langsungan hidup manusia ter­masuk makhluk hidup lainnya sekaligus harapan menjaga keseimbangan ekologis serta mendorong lingkungan yang lebih baik dan berkualitas bagi kehi­dupan manusia.

Disebutkan Paman Birin, bekantan sebagai primata endemik Kalimantan, merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat berharga, namun tidak dapat dipungkiri keberadaannya saat ini terancam kepunahan.

Tentu hal itu memberikan sinyal penting bagi semua pihak terkait untuk melakukan langkah proaktif dalam menjaga dan melestarikan bekantan yang menjadi maskot Provinsi Kalsel.

Kurangnya kesadaran dan informasi menyebabkan beberapa aktivitas manusia menjadi an­caman serius keberlangsungan berbagai ekosistem di alam ini.

Hilangnya sebuah habitat hidup akan mempercepat punah­nya satu spesies tertentu sehingga regenerasi hutan sebagai akibat deforestasi harus dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam hal ini, ujar Paman Birin, penting mengedukasi diri sendiri dan orang sekitar sehingga dapat berkontribusi tidak hanya upaya penanggulangan tetapi upaya preventif.

“Saya kira forum seperti ini menjadi sangat efektif sebagai media penyebaran informasi dan komunikasi yang baik dalam rangka mengajak masyarakat dan pihak-pihak lain berkomitmen untuk melindungi ekosistem hutan dan spesies yang hidup di dalamnya,” katanya.

Langkah ini, ungkap Paman Birin, adalah bentuk tanggung jawab bersama menjaga ling­kungan sebagai bekal anak cucu di masa yang akan datang.

Kesadaran dan upaya kolektif ini tentu akan membuahkan hasil yang lebih maksimal dalam menjaga keberlangsungan hidup bersama termasuk memastikan keberadaan primata khas Kali­mantan bahwa mereka akan selalu menjadi bagian dari keanekaragaman hayati di daerah tercinta ini.

Paman Birin mengajak selu­ruh elemen masyarakat untuk saling memberikan dukungan dan ‘Bergerak’ untuk melan­jutkan perjuangan demi keseim­bangan alam dan pening­katan kesejahteraan masyarakat menuju Kalsel Babussalam.

Sementara itu, Founder SBI, Amalia Rezeki menyebutkan, peringatan hari Bekantan untuk mengajak masyarakat menyadari bahwa maskot Kalsel yang namanya bekantan (nasalis larvatus) saat ini dalam kondolisi kurang baik atau terancam punah.

Tahun ini, ujar Amalia, peringat Hari Bekantan dirangkai dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Kegiatan diisi dengan penye­rahan penghargaan kepada pihak Chanee Kalaweit dan sejumlah mitra SBI, antara lain PT Pertamina, PT Astra dan PT Pama Persada Nusantara.

Dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman atau memo­randum of understanding (MoU) dan diakhiri talk show yang dipandu langsung Amalia Rezeki. ­sal/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper