Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Treasury Goes To Campus: Peduli APBN Kita

by Mata Banua
2 Juni 2024
in Daerah, Tanah Laut
0

 

Kegiatan Treasury Goes To Campus (TGTC) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari.

PELAIHARI – Upaya edukasi kepada masyarakat mengenai APBN terus dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari, selaku representasi Kementerian Keuangan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Berita Lainnya

Posbankum Wujudkan Keadilan yang Cepat dan Sederhana

Posbankum Wujudkan Keadilan yang Cepat dan Sederhana

1 Februari 2026
Kepala Desa Ujung Tombak Pelayanan Dan Pergerakan Pembangunan

Kepala Desa Ujung Tombak Pelayanan Dan Pergerakan Pembangunan

29 Januari 2026

KPPN Pelaihari memberikan edukasi mengenai APBN kepada 240 mahasiswa prodi Akuntansi dan Perpajakan dalam sebuah Kuliah Umum yang dikemas dalam kegiatan Treasury Goes To Campus (TGTC) di auditorium Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) Dengan tema yang diangkat dalam TGTC adalah “Pelita”, Peduli APBN Kita.

Kepala KPPN Pelaihari, Muhammad Falih Ariyanto, SST, MBA dalam kuliah umumnya menyampaikan mengenai postur APBN 2024 dan fokus kebijakan Fiskal APBN yang diambil pemerintah serta manfaat atas APBN yang mayoritas pendapatannya dikontribusi dari sektor perpajakan.

“APBN mempunyai fungsi Distribusi, Stabilisasi, Alokasi dan menjadi shock absorber, apabila perekonomian dan negara sedang menghadapi tantangan yang mengancam stabilitas APBN,” jelasnya.

Lanjutnya, ekonomi Indonesia sangat rentan terhadap goncangan perekonomian yang disebabkan ketidakpastian global.

“Goncangan itu tidak semuanya langsung diteruskan ke masyarakat, namun sebagian guncangan ditampung oleh APBN melalui berbagai intervensi instrument kebijakan fiskal, seperti pemberian subsidi, penyaluran bantuan langsung tunai dan insentif perpajakan bagi pelaku usaha terdampak,” paparnya.

Tujuan kegiatan kuliah umum dilaksanakan agar masyarakat lebih sadar dan paham tentang APBN yang sangat terkait dengan seluruh hajat hidup masyarakat.

Selain itu, harapannya pada mahasiswa Politala semakin tau mengenai manfaat penggunaan pajak yang telah dibayarkan yang digunakan untuk pembangunan.

Dalam kegiatan kuliah umum juga disampaikan mengenai transformasi treasuri sebagai dampak dari dinamika semakin cepatnya perkembangan teknologi digital, sehingga layanan treasuri yang diberikan oleh KPPN seluruhnya dilaksanakan melalui online system.

Dalam kesempatan itu juga disosialisasikan program pengendalian gratifikasi sebagai upaya membangun masyarakat khususnya generasi muda mengenai budaya anti korupsi. ris/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper