Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Berkinerja Baik, Tanah Laut dapat Insentif Fiskal Rp14,06 Miliar

by Mata Banua
16 Mei 2024
in Daerah, Tanah Laut
0

 

Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut (Tala), H Syamsir Rahman saat menyerahkan reward dari Kepala KPPN Pelaihari, Muhammad Falih Ariyanto

PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut Tahun 2024 memperoleh Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusat sebesar Rp14,06 Miliar.

Berita Lainnya

Posbankum Wujudkan Keadilan yang Cepat dan Sederhana

Posbankum Wujudkan Keadilan yang Cepat dan Sederhana

1 Februari 2026
Kepala Desa Ujung Tombak Pelayanan Dan Pergerakan Pembangunan

Kepala Desa Ujung Tombak Pelayanan Dan Pergerakan Pembangunan

29 Januari 2026

Kepala KPPN Pelaihari, Muhammad Falih Ariyanto menyampaikan bahwa alokasi tersebut merupakan reward bagi daerah yang mempunyai kinerja terbaik dalam tata kelola keuangan daerah, pelayanan dasar publik, dan pelayanan umum pemerintahan

Menurut Falih besarannya diberikan berdasarkan indikator kesejahteraan masyarakat, kriteria utama, dan kinerja tertentu.

“Sesuai dengan UU mengenai Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, memang telah diamanatkan bahwa Insentif Fiskal yang sebelumnya disebut Dana Insentif Daerah, dapat diberikan kepada daerah atas pencapaian kinerja berdasarkan kriteria tertentu,”unkap Falih.

Lanjutnya, selain sebagai reward bagi daerah yang berkinerja baik, Insentif Fiskal dari pemerintah pusat juga bertujuan untuk memacu daerah semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, Kesehatan fiskal APBD, serta pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan umum pemerintahan.

Falih menerangkan bahwa dari alokasi sebesar Rp14,06 Miliar tersebut telah tersalurkan sebesar Rp7,03 Miliar di Tahap I di tanggal 13 Mei ini.

“Secara ketentuan insentif tersebut disalurkan ke rekening umum daerah sebesar 50 persen untuk tahap I dan 50 persen sisanya di tahap II” tambahnya.

Lebih lanjut lagi Falih menjelaskan, bahwa dana insentif fiskal diharapkan digunakan untuk kegiatan yang mempunyai dampak dan manfaat langsung ke masyarakat, serta diprioritaskan mendukung kebijakan.

“Seperti Pengendalian Inflasi, Penurunan Stunting, Peningkatan, Investasi, dan Penurunan Kemiskinan. dan tidak digunakan untuk membayar Gaji, Tambahan Penghasilan, Honorarium dan Perjalanan Dinas,”jelas Falih.ris/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper