Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Ungkap Keberhasilan IPM Kalsel

by Mata Banua
14 Mei 2024
in Pemprov Kalsel
0
Sekdaprov Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Tony Tribagus Spontana saling tukar cinderamata disela kunjungan studi lapangan di Kalsel. (foto:mb/adpim)

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menerima kunjungan Studi Lapangan (Stula) Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I dan II Tahun 2024 Kejaksaan RI di Aula BPSDMD Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Senin (13/5).

Kegiatan kunjungan studi lapangan itu dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rudi Prabowo Aji beserta jajaran, para pendamping studi lapangan Kejak­saan Tinggi RI dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel.

Berita Lainnya

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

5 April 2026
BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

5 April 2026

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor melalui Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta pelatihan dan menyambut baik maksud kunjungan mereka untuk mempelajari berbagai program dan kebijakan pembangunan di Kalsel.

“Kami sebagai tuan rumah akan berusaha memberikan arahan dan pelayanan yang maksimal dalam rangka mendukung pelaksanaan studi lapangan Pelatihan Administrator Kejaksaan RI,” ujar Roy.

Lebih lanjut, Roy memaparkan beberapa indikator kemajuan pem­bangunan di Kalsel, salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus mengalami peningkatan.

Sebagai contoh, kata Roy, pada tahun 2023, IPM Kalsel tercatat sebesar 74,66 dan menempatkan Kalsel di peringkat 12 besar dari 38 provinsi di Indonesia.

“Peningkatan IPM ini menun­jukkan bahwa pembangunan di Kalsel terus melaju kearah yang progresif. Hal ini tidak lepas dari komitmen peme­rintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang ber­kualitas,” jelas Roy.

Selain itu, Roy juga menyampaikan beberapa program unggulan Pemprov Kalsel seperti Program SISKA KU INTIP (Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Inti Plasma) dan “Kalsel Innovation Award” serta beberapa penghargaan yang telah diperoleh Provinsi Kalsel.

Salah satunya penghargaan baru-baru ini yaitu Penghargaan Peren­canaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik ke-2 pada tahun 2024 dalam kategori Pemerintah Provinsi.

Roy berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta pelatihan dan menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menjalankan tugasnya sebagai Apa­ratur Sipil Negara (ASN).

“Semoga kunjungan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang berbagai program dan kebi­jakan pembangunan di Kalsel. Kami berharap para peserta pelatihan dapat mengambil pelajaran dan pengalaman berharga dari kunjungan ini dan dapat diterapkan di tempat kerja masing-masing,” pungkas Roy.

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Tony Tribagus Spontana menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemprov Kalsel.

Tony menjelaskan bahwa kun­jungan ini merupakan bagian dari program studi yang diikuti oleh para pejabat di lingkungan Kejaksaan RI.

“Studi lapangan ini merupakan salah satu persyaratan bagi para pejabat di lingkungan Kejaksaan RI untuk dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan selanjutnya,” ujar Tony.

Adapun peserta studi ini terdiri dari angkatan I dan II, dengan total 60 orang. Tujuh diantaranya men­duduki jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi dan sisanya adalah pejabat struktural Eselon IIb dari seluruh Indonesia.

Tony menjelaskan bahwa studi lapangan ini memiliki misi strategis untuk mendukung visi dan misi Indonesia Maju 2045.

“Melalui studi lapangan ini, kami ingin mendapatkan pengetahuan dan inovasi baru yang dapat menginspirasi dan memotivasi kami untuk membuat program-program inovatif di ling­kungan Kejaksaan RI,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tony juga men­yampaikan pentingnya Program Prioritas Nasional (tujuh Prioritas Nasional) dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023.

Tony menekankan bahwa Kejak­saan RI harus berperan aktif dalam mendukung pencapaian pro­gram-program prioritas nasional tersebut.

“Program Prioritas Nasional ini sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, Kejaksaan RI harus berperan aktif dalam mendukung pencapaian program-program tersebut,” tegas Tony.

Acara ditutup penyerahan cin­deramata antara Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, hal ini sebagai simbolisasi terjalinnya hubungan baik antara keduanya dalam rangka me­ningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat terus berlanjut di masa depan. rfq/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper