Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin dan Acil Odah Sepakat Gerakan Pramuka Bentuk Generasi Miliki Jatidiri

by Mata Banua
12 Mei 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor saat menghadiri dan sekaligus membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kwarda-Kwarca Gerakan Pramuka se-Kalsel tahun 2024 di Mahligai Pancasila Banjarmasin (foto:mb/adpim)

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menegaskan bahwa pramuka di Banua, tak pernah ragu dan berhenti untuk selalu menjadi bagian terdepan dalam menggerakkan kepanduan di Indonesia.

Berita Lainnya

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

5 April 2026
BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

5 April 2026

Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Kwarda-kwarcab, KMD-KML dan Seminar Kepramukaan Tahun 2024 di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (10/5).

Paman Birin selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kama­bida) Gerakan Pramuka Kalsel didampingi Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel, Hj Raudatul Jannah mengatakan, telah mengenal gerakan pramuka sudah cukup lama, mulai masih duduk di kursi sekolah dasar, me­nengah dan umum, pramuka sudah menjadi bagian dari kehidupan kita.

“Gerakan kepanduan ini ikut mewarnai pembentukan karakter anak bangsa. Nilai-nilai yang dikem­bangkan dalam kegiatan pramuka, memberikan kesan yang sangat bermakna dalam membentuk kepri­badian generasi muda,” kata Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, melalui gerakan pramuka ini generasi muda dibekali penghormatan yang tinggi kepada pancasila, ditanamkan rasa cinta tanah air, dibentuk sikap nasionalisme, diajarkan budaya gotong royong, kesopanan, keadaban, cinta lingkungan hidup serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita semua harus merawat gerakan pramuka ini sampai kapanpun dan harus kritis terhadap pihak-pihak yang ingin mengkerdilkan gerakan pramuka, karena digerakan pramuka inilah, kita banyak berharap lahirnya generasi yang bukan sekedar pintar dan cerdas, tetapi generasi yang memiliki jati diri dan berkepribadian pancasila,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah atau akrab disapa Acil Odah menyampaikan kepra­mukaan memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran dan pemahaman budaya.

Pramuka memberikan kesempatan bagi kaum muda dari berbagai latar belakang dan budaya untuk berkumpul dan belajar satu sama lain.

“Dengan mempromosikan kera­gaman dan inklusi, kepramukaan menciptakan masyarakat yang lebih berempati, karena itu penguatan peran seluruh komponen pramuka, termasuk pengurus, orang tua, pembina dan anggota pramuka itu sendiri, menjadi gagasan besar yang seyogyanya harus direalisasikan,” katanya.

Acil Odah berharap, Rapat Koordinasi, KMD – KML dan Seminar Kepramukaan ini untuk sebesar-besarnya memperkuat gerakan kepramukaan dalam mendukung generasi muda untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, tentu dalam bingkai kemaslahatan sosial dan budaya yang melingkupinya.

“Saya berharap mudah-mudahan dari organisasi gerakan pramuka ini mampu menampilkan generasi muda yang tangguh dan unggul dalam menghadapi setiap perubahan zaman,­” katanya.

Menurut Acil Odah, anak-anak di gerakan pramuka, kiranya tumbuh sebagai contoh dan teladan dalam kebaikan dan kebermanfaatan dalam berbagai lingkup kehidupan.

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel, H Achmadi menuturkan, kegiatan Rakor Kwarda-kwarcab, KMD-KML dan seminar kepramukaan tahun 2024 ini untuk lebih menyemangati generasi muda dan mengkritisi hasil dari Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Pada Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah yang tidak lagi mewajibkan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami melakukan sikap untuk menolak dan minta revisi itu dari Kwarnas dan Kwarda dari seluruh Indonesia hasil dari Rakernas Gerakan Pramuka beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Melalui momentum tersebut, menyampaikan program kwartir daerah dalam lima tahun kedepan diantaranya, Kursus Pembina Pra­muka Mahir Tingkat Dasar dan Tingkat Lanjutan yang dilaksanakan di seluruh Kwartir Cabang se Kalimantan Selatan, Kemah Besar Pramuka Penggalang Tingkat Daerah.

Dalam rangka mewujudkan Pan­dega Garuda, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan akan melaksanakan Kursus Pembina Pra­muka Mahir Tingkat Dasar untuk Pramuka Pandega dan peringatan Hari Pramuka ke-63 tahun 2024 dilak­sanakan di Kabupaten Banjar.

Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar, Kursus Pengelola Dewan Kerja, Diklat Vertical Rescue, Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet serta Karya Bakti Pramuka. end/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper