
RANTAU,- Penjabat (PJ) Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin MPd bersama seluruh kepala SOPD, dan jajaran pemerintah kabupaten Tapin melakukan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok ke pasar keraton dan toko modern di Pasar Keraton, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, kemarin.
Dikatakan PJ Bupati Tapin M Syarifudin MPd, pemantauan harga untuk mengetahui barang – barang yang mengalami kenaikan dan penurunan.
Selain itu pemantauan harga barang ini, untuk memastikan ketersediaan komoditi bahan pokok dan faktor penentu penetapan harga pasar juga menjadi perhatian kita, agar kedepannya secara tiba – tiba tidak terjadi lonjakan harga bahan pokok menjelang lebaran.
Pemantauan harga barang ini, sebagai upaya kita dalam menjaga harga tetap stabil, ialah dengan terus melakukan koordinasi dengan banyak pihak penyedia komoditi bahan pokok tersebut.
“Alhamdulillah dari pemantauan harga sembako di pasar saat ini terpantau stabil menjelang stabil, seperti cabe dan telor mengalami penurunan harga, hal ini kita nilai sangat baik dan mudah – mudahan berdampak bagi masyarakat,” tandasnya.
Terkait, data inflasi yang tinggi, seperti yang diutarakan PJ Bupati Tapin M Syarifudin, hal itu dikarenakan kita masih berbeda dalam penentuan alat ukur liter dan kilo.
Untuk itu, kita akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik dalam hal mengambil sampel atau data, karena dalam pengambilan ukuran liter sama kilo akan mempengaruhi harga barang.
“Karena itu harus kita sepakati dulu, alat ukur yang kita gunakan, apakah kilo atau liter, karena kita tau jika kita menggunakan kilo tentu lebih banyak dari liter dan harga per kilo pasti lebih mahal,” paparnya.
Contoh 1 kilo beras lebih banyak dari 1 liter beras, hal itu harus kita tegaskan lagi agar kita dapat mengukur tingkat inflasi kita, jelas PJ Bupati Tapin.{[her/mb03]}

