Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Petani di Desa Bumi Asih bersuka cinta menyambut masa panen

by Mata Banua
25 Maret 2024
in Daerah, Kotabaru
0

 

PANEN PADI-Petani di Desa Bumi Asih Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru, saat panen padi dengan cara tradisional mengunakan arit atau sabit. (foto:mb/ant)

KOTABARU-Petani padi di Desa Bumi Asih Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru, bersuka cita menyambut masa panen padi yang selam ini di nanti-nati.

Berita Lainnya

C:\Users\Desain 01\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\ktb.jpg

Bupati Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

1 April 2026
Ratusan PNS Kotabaru Resmi Dilantik

Ratusan PNS Kotabaru Resmi Dilantik

1 April 2026

“Alhamdulillah dalam waktu dekat atau kurang lebih sekitar sepuluh hari lagi, padi yang kita tanam mulai panen,” kata salah satu petani padi di Desa Bumi Asih, Umi Sholichah.

Di tengah isu mahalnya harga beras di beberapa daerah yang ada di Indonesia, warga Bumi Asih kini lebih bahagia kerana sebentar lagi memiliki beras dari hasil produksinya sendiri.

“Bahkan tradisi di keluarga kami sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, hasil panen padi pertama yang sudah digiling menjadi beras atau “beras anyar” sebagian kecil dibagikan kepada keluarga atau kerabat terdekat agar ikut merasakan suka cita,” katanya

Sholichah meyakini, bahwa “beras anyar” memiliki aroma dan rasanya lebih nikmat dibandingkan dengan beras lama.

Dia menuturkan, sebagai upaya bersuka cita menyambut masa panen para petani padi selama memasuki pembuahan atau usia 60-65 hari setelah masa tanam. Padi yang sudah berbunga terus dijaga setiap pagi dan sore hari hingga memasuki masa panen untuk menghindari serangan hama burung pipit.

Kalau tidak dijaga dengan cara di usir, maka burung pipit yang selama ini menjadi hama dapat memakan bunga padi yang baru mekar.

Di Desa Bumi Asih sebagian besar pada pekan ini juga ada yang sudah mulai panen, bahkan ada juga yang sudah memasuki masa tanam ke dua sejak pertengahan Maret 20024.

“Kami sangat optimis, panen tahun ini akan berlimpah. Bahkan kami percaya Desa Bumi Asih bisa menjadi lumbung pangan untuk Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan,” turutnya.

Sementara itu, Kelompok Tani Desa Bumi Asih Kecamatan Kelumpang Selatan Suli Sarwono menambahkan, petani padi di Desa Bumi Asih mampu memproduksi padi hingga 1.300 ton per tahun dengan luas lahan mencapai 90 hektare.

Lahan seluas 90 hektare tersebut di kelola oleh empat kelompok tani agar pengelolaan dan hasil panen padi lebih maksimal.

Kelompok tani Maju Makmur mengelola lahan seluas 25 hektare, kelompok tani Sido Makmur seluas 25 hektare, Karya bakti seluas 18 hektare dan kelompok tani Harapan Baru mengelola lahan seluas 22 hektare.”Kami semua warga Desa Bumi asih bersuka cita menyambut masa panen padi, di bulan yang penuh berkah ini,” terang Suli.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper