Mata Banua Online
Rabu, April 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalsel Masuk Daerah Terendah Inflasi di Indonesia

by Mata Banua
13 Maret 2024
in Headlines, Pemprov Kalsel
0

 

GUBERNUR Kalsel Sahbirin Noor sangat gigih mengendalikan inflasi di Banua hingga membuahkan hasil, yakni termasuk yang terendah di Indonesia. (foto:mb/adpim)

BANJARBARU – Langkah pengendalian inflasi yang terus dilakukan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin menjadikan Kalsel salah satu provinsi terendah inflasi di Indonesia.

Berita Lainnya

Ketum Kesthuri Diminta Segera Pulang ke Indonesia

Ketum Kesthuri Diminta Segera Pulang ke Indonesia

31 Maret 2026
Diteror, Tim Advokasi Andrie Yunus Datangi Komnas HAM

Diteror, Tim Advokasi Andrie Yunus Datangi Komnas HAM

31 Maret 2026

Bahkan, untuk regional Kalimantan, Kalsel memiliki inflasi paling rendah.

Keberhasilan Kalsel dalam mengendalikan inflasi ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang digelar Kementerian Dalam Negeri virtual di Commond Center Sekretariah Daerah Provinsi di Banjarbaru pada Senin (13/3).

Pada rakor itu, Gubernur Kalsel Paman Birin hadir melalui Asisten II Setdaprov Kalsel Muhammad Amin. Selain itu tampak didampingi Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Saptono, Ketua Tim Harga BPS Kalsel Fachri, Manajer Bank Indonesia Wilayah Kalsel Hildalia, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kalsel Gusnanda, Kepala Bagian Kebijakan Biro Perekonomian Setdaprov Agus Salim, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam rakor yang dipimpin Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol Tomsi Tohir itu disebutkan pada data Februari lalu, Provinsi Kalsel masuk dalam 10 provinsi terendah inflasi di Indonesia yakni 2,27 persen (y-o-y) sekaligus provinsi terendah inflasi di Kalimantan dibandingkan Provinsi Kalbar (2,56 persen), Kalteng (2,46 persen), Kaltara (2,33 persen), bahkan Kaltim (3,28 persen) yang berada di zona 10 tertinggi inflasi.

Secara nasional, inflasi sebesar 2,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,58.

Asisten II Setdaprov Kalsel Muhammad Amin mengatakan, meskipun berada di posisi di bawah inflasi nasional dan masuk 10 daerah terendah, namun masih perlu ada beberapa tindakan upaya menekan lagi inflasi, khususnya terkait ada dua kabupaten di Kalsel yakni Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Utara yang mengalami harga cukup tinggi pada komoditas beras.

Selain itu, diharapkan kegiatan pasar murah di seluruh kabupaten kota untuk menekan inflasi, sesuai arahan kemendagri.

“Sebagaimana arahan Bapak Gubernur Paman Birin, untuk terus upaya mengendalikan inflasi di Banua akan dilakukan operasi pasar murah. Termasuk juga operasi pasar murah pada Ramadan ini atau menjelang hari raya Idul Fitri nanti,” ujar Amin. adp

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper