
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin menyiapkan ratusan stand Pasar Wadai Ramadhan 1445 Hijriah di Halaman Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin.
Stand Pasar Wadai ini disiapkan dan akan resmi dibuka mulai Selasa, 12 Maret sampai 5 April 2024. Stand khas tradisional Banjar tersebut terbuat dari kayu dan beratap daun rumbia pun sejak beberapa hari terakhir ini terus dikerjakan.
Selain stand, tampak gapura Pasar Wadai telah hampir rampung dikerjakan. Diperkirakan sekitar 100 stand akan disiapkan untuk warga pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta para wirausaha lainnya.
Pekerjaan pembangunan stand Pasar wadai Ramadhan kali ini dilaksanakan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Provinsi Kalsel yang mulai dikerjakan Jumat (7/3).
Disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin, stand Pasar Wadai Ramadhan 1445 hijriyah ini akan ditunjukan kepada warga masyarakat pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) secara gratis.
“Insya Allah, Pasar Wadai Ramadhan nanti akan menggerakkan perekonomian warga Banua dan para pelaku UMKM, khususnya di Banjarmasin,” kata Paman Birin.
Lebih lanjut, ungkap Paman Birin, Pasar Wadai Ramadhan ini selain telah menjadi tradisi diadakan setiap bulan puasa, juga menjadi obat rindu warga Banua yang merantau ketika pulang ke Banua untuk menikmati aneka makanan khas Banjar.
Pekerjaan pembangunan stand Pasar wadai Ramadhan 1445 hijriyah ini dilaksanakan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Provinsi Kalsel yang mulai dikerjakan Jumat (7/3).
Sesuai arahan Paman Birin, kata H Achmadi, koordinator pembangunan stand tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 100 stand untuk UMKM di banua dan diberikan secara gratis.
Sementara itu, Suharyanti, Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pelaksana Pasar Wadai Ramadhan 1445 Hijriah, sesuai rencana akan dibuka Paman Birin pada Selasa (12/3) sore dan diramaikan kesenian Sinoman Hadrah.
“Insya Allah, akan dibuka oleh Bapak Gubernur Paman Birin dan akan dilakukan peninjauan stand-stand Pasar Wadai Ramadan,” kata Suharyanti.
Lebih lanjut, ungkap Suharyanti sesuai arahan Gubernur Paman Birin, Pasar Wadai Ramadan ini bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat khususnya UMKM yang membuat makanan dan minuman serta bahan olahan lain untuk keperluan dan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa tahun ini.
“Paman Birin berharap, adanya Pasar Wadai Ramadan ini, pedagang atau UMKM di Kalsel bisa meningkatkan pendapatan mereka dan produk mereka lebih dikenal nantinya,” ujar Suharyanti.
“Pasar Wadai ini juga nantinya akan diramaikan dengan berbagai hiburan musik religi dan lain-lain,” ujarnya seraya menjelaskan selain masyarakat umum dan UMKM, sejumlah SKPD lingkup Pemprov Kalsel nantinya turut mengisi stand yang tersedia.
Penyediaan tempat berjualan selama ramadhan juga dilakukan Pemprov di tahun- tahun sebelumnya.
Pada Ramadhan 1444 hijriah tahun lalu, Pasar Wadai disediakan di kawasan Siring Nol Kilometer Jalan Sudirman atau depan Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin.
Selain jajanan kuliner kue khas Banjar, dalam Pasar Wadai ini juga menjual kebutuhan pokok lainnya seperti ikan dan sayur-sayuran. sal/adpim/ani


