Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Apresiasi Kebijakan KLHK Turunkan Emisi Karbon di Banua

by Mata Banua
28 Februari 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fatimatuzzahra berfoto bersama usai mengikuti Rapat Pendetailan Kegiatan Bidang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 melalui Sumber Pendanaan Norway’s Contribution, Pertemuan Nasional REDD+ Nasional dan Workshop Result Base Contribution Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, di Jakarta (foto:mb/adpim)

BANJARBARU – Kebijakan dan implementasi sektor kehu­tanan akan terus dimantapkan dan ditingkatkan, sejalan dengan perkembangan tan­tangan sektor kehutanan dan peman­faatan lahan lainnya be­r­kaitan dengan dampak perubahan iklim.

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Sebagai bagian dari imple­mentasi Enhanced Determined Contribution (Enhanced NDC), sektor Forest and Other Land Use (FOLU), menjadi sektor andalan Indonesia dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca.

Provinsi Kalimantan akan mendapatkan alokasi sumber dana FOLU Net Sink 2030 untuk mendukung target penurunan emisi yang merupakan bagian dari rencana aksi atas Rencana Kerja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Sub Nasional Kali­mantan Selatan yang telah disusun beberapa waktu lalu.

Disamping untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan juga akan dialokasikan dana yang berasal dari skema Result Base Payment (RBP) REDD+ sesuai SK Menteri LHK RI No 1398/Menlhk/Setjen/Kum.1/2023 tentang Alokasi Pemanfaatan Dana RBP REDD+ sebagai bentuk perha­tian KLHK terhadap upaya penu­runan emisi yang dilakukan oleh Pemprov Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin sangat mengapresiasi KLHK, untuk mendukung penurunan emisi karbon di Provinsi Kalimantan akan dialokasikan sumber dana FOLU Net Sink 2030 Sumber Pendanaan Norway’s Con­tribution sebesar Rp9 miliar.

Sedangkan melalui dana dengan skema Result Base Payment (RBP) REDD+ sesuai SK Menteri LHK RI No. 1398/Menlhk/Setjen/Kum.1/2023 tentang Alokasi Pemanfaatan Dana RBP REDD+ men­dapatkan alokasi dana sebesar US$ 3.459.298 karena kemam­puannya menurunkan emisi.

Apresiasi Paman Birin tersebut seperti disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Pro­vinsi Kalsel, Hj Fatim­atuz­zahra dalam dalam rilis, Senin (26/2).

Fatimatuzzahra juga men­jelaskan alokasi dana tersebut pemanfaatan kedepannya untuk mencapai sasaran sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE 1 Tahun 2024 tentang Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Result Base Payment (RBP) REDD+ ForResult Period 2014-2016 Green Climate Fund Output 2.

Alokasi dana tersebut diman­faatkan untuk mencapai sasaran seperti berkurangnnya jumlah deforestasi dan degradasi hutan, meningkatnya keanekaragaman hayati dan stok karbon.

Kemudian, terfasilitasinya mata pencarian dan peluang kewirausahaan komunitas, men­guat­nya implementasi REDD+, menguatnya implementasi pen­capaian target NDC.

Untuk mecapai ke-5 sasaran tersebut yang akan dilaksanakan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, antara lain berupa Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Pengendalian Karhutla, Penguatan Kapasitas KPH dan Pengelolaan Hutan Lestari,” jelas Aya, sapaan akrab Fatimatuzzahra.

Selain itu, disampaikan juga menjadi lokus kegiatan yang bersumber dari alokasi peman­faatan dana RBP REDD+ dan dana FOLU Net Sink 2030 yang dia­lokasikan di Direk­torat Jen­deral terkait di Kemen­terian Lingkungan Hidup dan Kehu­tanan (KLHK).

Untuk diketahui, pada 20-22 Februari 2024 telah terlak­sana Rapat Pendetailan Kegia­tan Bidang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 melalui Sumber Pendanaan Norway’s Contri­bution, Pertemuan Nasional REDD+ Nasional dan Work­shop Result Base Contribution Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, di Jakarta, yang juga dihadiri Kepala Dinas Kehu­tanan Provinsi Kalsel, Fatima­tuzzahra. */adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper