Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Terus Kendalikan Inflasi

by Mata Banua
19 Februari 2024
in Headlines, Pemprov Kalsel
0

 

GUBERNUR H Sahbirin Noor didampingi Pjs Bupati Tala H Syamsir Rahman saat memantau pasar di Pelaihari, Tala. (foto:mb/adpim)

BANJARBARU – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Plt.Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, drh Suparmi, didampingi Bulog Kalsel serta beberapa perwakilan SKPD lingkup Kalsel mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang secara rutin digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring di Ruang Comment Center kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru pada Senin (19/2).

Berita Lainnya

TAUD: Ungkap Komando Serangan Air Keras Andrie

TAUD: Ungkap Komando Serangan Air Keras Andrie

26 Maret 2026
KPK Sebut Ada Progres Krusial Kasus Kuota Haji

KPK Sebut Ada Progres Krusial Kasus Kuota Haji

26 Maret 2026

Rakor dibuka Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dilanjutkan oleh paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini serta narasumber lainnya.

Gubernur Paman Birin melalui Suparmi menyampaikan, bahwa inflasi Kalsel pada Januari hingga minggu ke-3 bulan Februari 2024 terkendali.

“Secara year-on-year (yoy), inflasi Kalsel pada Januari 2024 tercatat sebesar 2,79 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 5,28 persen,” ujar Suparmi.

Suparmi mengatakan, Gubernur Paman Birin terus menekankan upaya pengendalian inflasi di Kalsel. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Suparmi menambahkan, Pemprov Kalsel juga terus mendorong upaya peningkatan produksi dan diversifikasi pangan. Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan makanan di Kalsel.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam pengendalian inflasi. Diperlukan kerjasama dan peran aktif dari semua pihak, termasuk masyarakat,” pungkas Suparmi.

Sementara, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyampaikan bahwa tingkat inflasi nasional pada minggu ke-3 Februari 2024 tercatat sebesar 0,08%. Angka ini relatif rendah dibandingkan dengan bulan Januari 2024 yang mencapai 0,28%.

“Inflasi minggu ke-3 Februari 2024 ini terkendali dan relatif rendah dibandingkan bulan Januari 2024,” ujar Pudji

Ia menjelaskan, inflasi tahun kalender (year-to-date) hingga minggu ke-3 Februari 2024 tercatat sebesar 0,48%. Sementara itu, inflasi year-on-year (yoy) pada periode yang sama tercatat sebesar 5,34%.

“Inflasi yoy masih di atas target inflasi 2024 yaitu 3,0% ± 1%. Namun, kami optimistis inflasi akan terus menurun pada bulan-bulan berikutnya,” kata Pudji. adp

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper