Senin, September 1, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemko Lanjutkan Normalisasi Sungai

by Mata Banua
28 Januari 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Januari 2024\29 januari 2024\5\hal 5\hal 5\Pemkot Banjarmasin, Kalsel, saat melaksanakan normalisasi Sungai A Yani.jpg
PEMKO Banjarmasin saat melaksanakan normalisasi Sungai A Yani beberapa waktu lalu.(foto:mb/ant)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melanjutkan program normalisasi sungai baik pengerukan maupun pelebaran sebagai upaya mengantisipasi dari musibah banjir pada 2024.

Artikel Lainnya

D:\2025\September 2025\1 September 2025\5\hal 5\yamin.jpg

Walikota: Hindari Tindakan Anarkis

31 Agustus 2025
D:\2025\September 2025\1 September 2025\5\hal 5\Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbaru,.jpg

Ketua FKUB Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rusak Fasilitas Publik

31 Agustus 2025
Load More

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah di Banjarmasin, Jumat, program tersebut terus digalakkan dengan melakukan berbagai kegiatan agar sungai di Banjarmasin bisa mengalir lancar dan tidak mengalami kedangkalan.

Di antara sungai yang masuk program normalisasi tahun ini, yakni Sungai Veteran sepanjang 3,5 kilometer, Sungai Sutoyo S (Teluk Dalam) sepanjang 3,5 kilometer, Sungai A Yani dan Sungai Guring yang masuk wilayah Sungai Pekapuran dengan panjang 3,2 kilometer dan 3,8 kilometer.

Menurut Suri, program normalisasi sungai itu tidak hanya menggunakan dana APBD kota, namun juga dibantu pemerintah pusat melalui program Ketahanan Banjir Perkotaan Nasional atau National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).

Proyek, yang digarap oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR melalui Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III tersebut, berjangka waktu lima tahun mulai dari 2023 hingga 2028.

Menurut Suri, program normalisasi sungai terus dilakukan setiap tahunnya, karena aliran sungai di kotanya mencapai seratusan.

Sehingga, lanjut dia, normalisasi sungai dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas.

Kota Banjarmasin pada tahun 2021 mengalami banjir besar, sehingga normalisasi sungai terus digalakkan secara maksimal.

Tahun ini, selain normalisasi sungai, dalam program NUFreP ini juga akan dibangun rumah pompa dan pintu air di tiga titik, yakni di muara Sungai Pekapuran, muara Sungai Bilu dan muara Sungai Gardu yang langsung berhubungan ke Sungai Martapura. ant

 

Tags: Kepala Dinas Pekerjaan Umumnormalisasi sungaiSuri Sudarmadiyah
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA