
RANTAU,- Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk program di tahun 2025, kita akan meningkatkan lapangan kerja dengan merencanakan membuka balai latihan kerja (BLK) di kabupaten Tapin bekerjasama dengan kementerian tenaga kerja.
Demikian apa yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Dr H Sufiansyah MAP usai menghadiri acara forum konsultasi publik, di Rantau.
Seperti yang diungkapkan H Sufiansyah, sebagai langkah awal, pihaknya pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 25 hektar, untuk sekolah tinggi ilmu perhubungan, sedangkan tempat BLK telah disiapkan lahan seluas 5 hektar.
“Untuk Balai Latihan Kerja (BLK), akan dibangun oleh Kementerian Tenaga Kerja dan rencana pendirian sekolah tinggi ilmu perhubungan dari kementerian perhubungan,” ujarnya.
Seperti yang diungkapkan H Sufiansyah, untuk lahan yang diminta, di tahun 2024 sudah kita siapkan sesuai permintaan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Tenaga Kerja.
Dan alhamdulillah dalam hal penataan aset, Kejaksaan Negeri Tapin, sudah memberikan masukan bagaimana mengelola aset dan menata aset.”Dimana yang paling penting dalam pengelolaan aset adalah manajemen aset, disitu kita tau bagaimana perencanaan, pengelolaan dan pengawasan,” ujarnya.
Dengan adanya pendampingan perencanaan pembangunan dengan Kejaksaan, kita juga mendapat masukan bagaimana meningkatkan SDM, kualitas kesehatan dan bagaimana meningkatkan lapangan kerja, tandasnya.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Tapin Adi Fahruddin mengatakan, peran kejaksaan khususnya kasi Datun beserta pengacara negara berperan dalam hal pengamanan aset pemerintah daerah.
Dengan adanya perencanaan menengah dan strategis pembangunan kedepannya, diharapkan tidak melenceng dan terarah di tahun mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah Tapin yang sudah bersinergi dengan Kejari Tapin, sehingga Kejaksaan ikut hadir di pemerintahan daerah dan mewakili daerah dalam pendampingan terkait masalah hukum,” ungkapnya.{{her/mb03]}

