Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gemarikan di Batola, Salah Satu Upaya Cegah Stunting

by Mata Banua
25 Januari 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah Sahbirin, SKM, MKes saat mencicipi makanan serba ikan dalam rangkaian Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dan Hari Gizi Nasional (HGN) tahun 2024 . (foto:mb/adpim)

MARABAHAN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kali­mantan Selatan, Hj Rau­datul Jannah Sahbirin, SKM, MKes men­dorong masyarakat Desa Teluk Tamba, Keca­matan Tabu­­kan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), untuk kon­sumsi ikan.

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Hal tersebut disampaikan­nya pada acara Gerakan Mema­sya­rakatkan Makan Ikan (GE­MA­RIKAN) yang dilaksana­kan di desa tersebut, Rabu (24/1).

“Kita hari ini mengadakan sosialisasi gemar makan ikan dan apapun jenis dan ukuran ikan­nya, karena semua ikan itu ada gizinya,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan ini, juga diadakan lomba meng­olah ikan untuk makanan Pen­damping ASI.

Dimana hal tersebut, menurut Ketua TP PKK Provinsi Kalsel yang akrab disapa Bunda ini adalah salah satu terobosan agar ikan lebih mudah dikonsumsi untuk balita.

“Seperti tadi yang digunakan peserta lomba, ikan gabus dan patin bisa diinovasikan supaya tidak bosan dan agar selalu ada ke­baruan,” ujar Bunda.

Bunda juga menyampaikan bahwa potensi perikanan di Kabu­paten Batola luar biasa. “Batola potensi perikanan luar biasa sehingga tergantung ke­mauan kita saja untuk mem­biasakan anak makan beragam makanan agar terbiasa menerima beragam maka­nan sampai de­wasa,” kata Bunda.

Selain dalam rangka mening­katkan Angka Konsumsi Ikan (AKI), kegiatan ini juga diadakan sebagai salah satu upaya pene­kanan angka stunting dan perlu diketahui angka stunting di Kabu­paten Batola saat ini 33,6 persen.

Dalam acara yang juga seka­ligus peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-64 tahun 2024 itu, Bunda juga menyam­paikan bahwa stunting yang terjadi bukan terjadi dalam waktu singkat, namun adalah warisan dari masa lalu.

Dalam kesempatan ini, Bunda juga menyampaikan pentingnya kesadaran gizi bagi ibu hamil sebagai upaya pertama pencegahan stunting.

“Di masa yang akan datang semua harus kompak untuk melakukan upaya sosialisasi pendekatan kepada semua sa­saran, terutama di 1000 hari pertama kehidupan yakni saat pertama ibu dinyatakan hamil, sampai anak berumur 5 tahun,” sampai Bunda.

Bunda juga menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk memelihara ikan.

“Harapan ulun, manfaatkan lahan pekarangan rumah meme­lihara ikan agar kalau perlu bisa langsung diambil. Makan ikan akan lebih baik, karena ada potensinya. Tidak perlu mahal, apa saja yang ada itu dimanfaat­kan,” ujar Acil Odah (sapaan akrabnya). ran/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper