
BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berusaha mengoptimalkan kuota perekrutan para difabel yang bercita-cita menjadi anggota Polri.
“Kami ingin adik-adik penyandang disabilitas yang berminat menjadi anggota Polri bisa mendaftar sebanyak-banyaknya, agar Kalsel bisa optimal mengambil kesempatan ini,” kata Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto, Selasa (23.1).
Menurutnya, para difabel harus memanfaatkan kesempatan emas pada pembukaan rekrutmen calon anggota Polri tersebut, terutama bagi difabel yang selama ini bercita-cita menjadi polisi.
Ia menyebutkan, langkah inovatif itu merupakan komitmen Polri untuk mewujudkan kesetaraan bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas.
“Tentu ada kriterianya yang di cari sesuai kebutuhan Polri. Jadi yang di utamakan kompetensinya unggul pada satu bidang, sehingga kekurangan kondisi fisiknya tidak menjadi masalah,” jelas Arif.
Sebagai proyek percontohan, perekrutan calon anggota Polri dari difabel akan dilakukan seluruh polda untuk tingkat Mabes Polri pada 2024.
“Nanti Maret 2024 ada penerimaan, namun kami masih menunggu petunjuk lanjutan dari mabes apakah di buka untuk disabilitas juga atau jalur Rekpro di akhir tahun antara Oktober atau November,” ungkapnya.
Diketahui, pada 2023 lalu Polda Kalsel secara total merekrut sebanyak 654 anggota Polri melalui berbagai jalur pendidikan, yakni Akademi Kepolisian (Akpol) sebanyak 10 orang, siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) mencapai satu orang, Bintara (591 orang), Bintara Rekpro (22 orang) dan Tamtama (30 orang). ant

