
RANTAU – Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin Sugian Noor mengatakan, retribusi pasar sebagai pendapatan asli daerah (PAD) sudah mencapai Rp 1,1 miliar selama 2023.
“Hingga saat ini yang sudah masuk ke sistem kami sebesar Rp 1,1 miliar,” ujarnya, Kamis (14/12).
Ia menyebutkan, target realisasi pendapatan retribusi untuk enam pasar di seluruh Kabupaten Tapin mencapai Rp 1,5 miliar pada 2023.
“Kami punya target untuk seluruh pasar itu Rp 1,5 miliar, meliputi Pasar Keraton, Raya, Binuang, Margasari, Batung, dan Tamberangan,” ucap Sugian.
Target tersebut, lanjut dia, berkaca dari pendapatan retribusi pasar pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,4 miliar. “Retribusi termasuk dari pedagang PKL, untuk harian,” ungkapnya.
Sugian menambahkan, tarif sebuah toko di setiap pasar Kabupaten Tapin tergantung ukuran luas bangunan yang digunakan.
“Sesuai perda tarif retribusi yang terendah sekitar Rp 100 ribu dan tertinggi Rp 230 ribu,” pungkasnya. ant

