Mata Banua Online
Jumat, Maret 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin : Data ST2023 BPS Jadi Acuan Kebijakan Bidang Pertanian

by Mata Banua
5 Desember 2023
in Pemprov Kalsel
0

 

BANJARMASIN – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan menye­langgarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sensus Per­tanian 2023 (ST2023) di Banjar­masin, tanggal 3-6 Desember 2023.

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

ST2023 dilakukan di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Juni-31 Juli 2023 dan menjadi Sensus Pertanian ketujuh yang dilak­sanakan BPS sejak dimulai pada tahun 1963.

Pembukaan Rakorda seka­ligus rilis data hasil ST2023 ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Roy Rizali Anwan mewakili Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau akrap disapa Paman Birin.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulis dibacakan Sekdaprov, Roy Rizali Anwar menyatakan sensus pertanian sangat penting dalam upaya pemetaan kondisi sektor ini, sekaligus data pendukung menentukan kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.

Saat ini, kata Paman Birin, Pemprov Kalsel tengah menye­lesaikan RPJP Kalsel dan melalui data sensus ini, bisa dirancang rencana startegis kedepan dalam rangka kebutuhan pangan pen­duduk di daerah dan kawasan IKN di Kaltim.

“Mari kita jadikan data sensus pertanian ini sebagai panduan dalam merancang kebijakan untuk kesejah­teraan petani,” ajak Paman Birin.

Pada kesempatan itu, Paman Birin juga menyarankan agar data dihimpun dapat diperbaharui secara berkala sehingga bisa dipergunakan dalam waktu lama.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Kalsel, Martin Wibisono mengatakan aktivitas pertanian di Kalsel tidak hanya berfokus pada produksi padi, tetapi mencakup komoditas lain seperti kelapa sawit, karet dan hortikultura.

Berdasarkan pencacahan lengkap ST2023, jumlah usaha pertanian di Provinsi Kalsel tahun 2023 adalah sebanyak 488.487 unit. Jenis usaha pertanian terbanyak berupa unit usaha yang bero­perasi secara perorangan, yakni sebanyak 487.982 unit atau 99,90 persen, sisanya meru­pakan unit usaha berbadan hukum (Perusahaan) serta unit usaha pertanian lainnya. sal/adpim/ani

 

Tags: Kebijakan Bidang PertanianRakorda Sensus Per­tanian Banjar­masin
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper