Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ribuan Titik Api Karhutla Terdeteksi di Kalsel

by matabanua
7 Agustus 2023
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2023\Agustus 2023\8 Agustus 2023\2\2\New Folder\Ribuan Titik Api Karhutla Terdeteksi di Kalsel.jpg
PETUGAS BPBD Kalsel saat memadamkan bara api sisa karhutla di area Kampus II UIN Antasari beberapa waktu lalu.(foto:mb/ant)

 

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) menyebutkan, sebanyak 4.345 titik api terdeteksi terkait kebakaran hutan dan lahan (kathutla) di provinsi setempat sejak Juni hingga Agustus 2023.

Berita Lainnya

Air Bersih PAM Bandarmasih Dipastikan Aman Dikonsumsi

Air Bersih PAM Bandarmasih Dipastikan Aman Dikonsumsi

1 Februari 2026
Charity for Palestine, Sekretariat DPRD Salurkan Donasi ke Baznas

Charity for Palestine, Sekretariat DPRD Salurkan Donasi ke Baznas

1 Februari 2026

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanganan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kalsel hingga Minggu (6/8), menunjukkan luas peristiwa karhutla mencapai 1.170,89 hektare dengan ribuan titik api yang menyebar pada 13 kabupaten/kota.

“Kota Banjarbaru masih mendominasi peristiwa kebakaran hutan dan lahan,” kata Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah, Minggu (6/8) malam.

Namun, lanjut dia, BPBD Kalsel mencatat Kota Banjarbaru tidak terlalu banyak terdeteksi sumber panas (Hotspot) yang mencapai 164 titik api, meskipun peristiwa karhutla hampir terjadi setiap hari. “Kota Banjarmasin paling minim peristiwa karhutla,” ucapnya.

Ia menyebutkan, luas karhutla di Kota Banjarbaru mencapai 464,94 hektare, di suusl terluas kedua di Kabupaten Tanah Laut sekitar 279,13 hektare, dan Kabupaten Banjar dengan luas karhutla kurang lebih 223,8 hektare.

Ketiga area yang berdekatan tersebut menjadi wilayah paling rentan terjadi karhutla dengan luas total 967,87 hektare, dan jumlah sumber panas sekitar 1.605 titik api.

Sementara, data yang tercatat, kebakaran lahan sebanyak 401 kali dengan luas terdampak mencapai 1.082,19 hektare, sedangkan kebakaran hutan sekitar 21 kali dengan luas terdampak 88,7 hektare.

Sebelumnya, Suria menyebutkan BPBD Kalsel telah mendapatkan bantuan sebanyak enam unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani karhutla di wilayah yang sulit dilalui oleh satgas darat.

Satuan tugas (satgas) karhutla mampu menangani kebakaran lahan dan hutan sekitar 1.170,89 di Kalsel.

Data tersebut belum termasuk peristiwa karhutla yang tidak dapat ditangani petugas, karena wilayah yang tidak terjangkau akibat lokasi titik api sulit dilalui lewat darat sebelum tiba bantuan helikopter untuk menanggulangi karhutla. ant

 

 

Tags: BPBD KalselKarhutla
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper