Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masyarakat Diajak Jadi Agen Sanitasi Aman

by Mata Banua
26 November 2025
in Banjarmasin
0
D:\2025\November 2025\27 November 2025\5\hal 5\Narasumber dan peserta sosialiasi kelompok pemanfaat dan pemelihara ( KPP) sanitasi.jpg
NARASUMBER dan peserta berfoto usai sosialisasi KPP sanitasi dan pembekalan agen peningkatan sanitasi aman 2025, Rabu (26/11).(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Pengelolaan sanitasi di Kota Banajrmasin masih tergolong rendah. Padahal dukungan pemerintah serta infrastruktur sudah tersedia.

Mewakili Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, sosialisasi sanitasi aman ini sengaja mengajak masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam peduli lingkungan sanitasi aman. “Mereka inilah menjadi agen sanitasi aman sehingga dari mereka juag bisa menjaga dan mengawasi memahami tentang sanitasi yang baik untuk perbaikan lingkungan,” tuturnya.

Berita Lainnya

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

1 April 2026
Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

1 April 2026

Sejauh ini, kesadaran masyarakat yang rendah ini dipengaruhi oleh lingkungan dan ekonomi yang rendah pula. “Nah dengan kondisi ini pemerintah dapat menjembati bagaimana nanti mereka bisa memperbaiki lingkungannya, “katanya

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan (Kalsel), Denny Surya Marta menjelaskan, persentase pengelolaan sanitasi di kota Banjarmasin baru 30 persen dari total penduduk. Sedangkan penggunaan infrastuktur sanitasi hanya 20 persen. Tentunya dengan nilai itu banyak tantangan yang harus dilakukan pemko untuk meningkatkan sanitasi yang aman.

“Upaya itu dengan membentuk kelompok masyarakat peduli sanitasi dan menjadikan agen sosialisasi sanitasi aman adalah langkah bagus untuk menggerakkan peduli masyarakat,” ujar Deny, usai menjadi narasumber dalam sosialisasi kelompok pemanfaat dan pemelihara ( KPP) sanitasi dan pembekalan agen sosialisasi dalam peningkatan sanitasi aman 2025, di salah satu hotel Banjarmasin, Rabu (26/11).

Menurutnya, secara spesifik pemanfaatan infrastruktur sanitasi masih sangat rendah atau hanya 20 persen pemanfaatan. “Dari sini kita evaluasi dan ini juga harus ada komitmen dari pemko untuk meningkatkan pemanfaatnya serta pelayanan pengelolaan air limbah,” jelasnya.

Ketua RT 20 Sungai Bilu, Zulkipli mengatakan bahwa di lingkungan rata-rata sanitasi lingkungan di bawah standar. “Ada yang masih menggunakan jamban atau WC apung bahkan ada menggunakan WC umum,” katanya.

Kebiasaan ini karena tingkat ekonomi yang rendah pula sehingga berdampak pada kesadaran sanitasi yang aman. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper