
TANJUNG – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Puain Kiwa RT 1, Kecamatan Tanjung pada Jumat (20/2) sekitar pukul 16.00 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan setidaknya empat rumah milik warga hangus terbakar 100 persen.
Adapun rumah yang di lahap si jago merah, yakni milik Ahmad Sayuti (62), H Aping (60), Sari Purnama Wati (49), dan Mahdi (52).
Berdasarkan keterangan saksi H Kasduri selaku ketua RT dan Latifah, api pertama kali terlihat membakar bagian atap rumah milik Ahmad Sayuti. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu ditambah cuaca panas dan angin yang bertiup cukup kencang, menyebabkan kobaran api dengan cepat merembet ke rumah di sekitarnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 Wita oleh tim gabungan dari UPBS Tabalong, Kremsak Tabalong, BPBD Kabupaten Tabalong, serta warga setempat.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 700.000.000.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi kejadian, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di rumah Ahmad Sayuti yang saat itu dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di kebun.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menyampaikan, petugas telah melakukan langkah-langkah berupa pengamanan lokasi, pendataan korban, serta koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Polres Tabalong mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman. Pastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” pungkasnya. yan

