
BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalimantan Selatan menginisiasi pengelolaan lahan kosong di samping kantor mereka di Banjarbaru menjadi kebun tanaman pangan produktif, dalam memanfaatkan lahan tidur di lingkungan perkantoran dan mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa, Dinas PMD Kalsel Muhammad Agus Fariady, menjelaskan, program ini berawal dari inisiatif pimpinan saat pertama kali menempati kantor tersebut.
“Waktu awal pindah ke kantor, kepala dinas melihat masih banyak lahan kosong dan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dari situ muncul inisiatif untuk mengelolanya menjadi lahan pertanian,” ujarnya, Rabu (18/2).
Ia mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengelola tanah kering agar lebih produktif. Proses pengolahan lahan dilakukan secara bertahap selama kurang lebih dua bulan.
Pada tahap awal, pihaknya menggandeng rekan-rekan dari bidang alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu pengolahan tanah menggunakan traktor selama beberapa hari. Kemudian, dilanjutkan dengan pencangkulan dan pengolahan manual oleh jajaran pegawai.
“Alhamdulillah setelah melalui beberapa tahapan pengolahan, lahan tersebut berhasil kita tanami. Ini menjadi bukti dengan kemauan dan kerja sama, lahan tidur pun bisa menjadi sumber pangan,” katanya.
Kegiatan ini juga melibatkan Tim Penggerak PKK Dinas PMD Kalimantan Selatan yang dipimpin Ketua PKK Dinas PMD. Bersama para ibu-ibu, mereka melaksanakan penanaman berbagai jenis tanaman pangan secara gotong royong.
Adapun komoditas yang ditanam, antara lain Cabai Hiyung, Cabai Rawit, Kacang Panjang, Jagung, Tomat, Terong, Kacang Tanah, serta Kangkung. Saat ini, seluruh tanaman tersebut telah tumbuh dengan baik dan memasuki tahap perawatan.
“Kita tinggal fokus pada perawatan. Semoga dua hingga tiga bulan ke depan sudah bisa panen,” harapnya.
Ia berharap program ini menjadi contoh baik bagi masyarakat desa maupun lingkungan perkantoran lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong, untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Menurutnya, selain memberikan nilai ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian pangan.
Melalui langkah sederhana namun berdampak ini, Dinas PMD Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi desa serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. ant

