Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masyarakat Lebih Berminat Investasi Emas Fisik

by Mata Banua
17 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
(foto:mb/web)

JAKARTA – Keramaian mas­ya­rakat mengincar emas yang di­narasikan menimbulkan ke­ri­cuh­an terjadi dalam event Jewellery Fair 2026 di Jakarta Con­vention Center (JCC) Ja­kar­ta belakangan ini.

Fenomena tersebut dinilai men­jadi gambaran semakin me­lek­nya masyarakat dalam be­rin­ves­tasi dalam bentuk aset aman atau safe haven seperti emas atau lo­gam mulia, terutama emas fisik.

Berita Lainnya

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

16 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga Emas Antam Kembali Turun

16 April 2026

Pengamat mata uang dan ko­mo­ditas Ibrahim Assuaibi me­ng­atakan keramaian antrean mas­ya­­rakat yang melakukan pem­be­lian emas dalam event tersebut bu­kanlah fomo (fear of missing out). Pemandangan keramaian ter­se­but terjadi seiring dengan pen­urunan hara emas dunia atau lo­gam mulia, sehingga mas­ya­ra­kat berpandangan bahwa itu men­jadi waktu yang tepat untuk me­lakukan pembelian guna men­dapatkan keuntungan di ke­mu­di­an hari.

“Masyarakat tahu bahwa har­ga logam mulia secara jangka pen­dek, jangka menengah, dan jang­ka panjang akan mengalami ke­naikan yang cukup signifikan. Apalagi melihat kondisi geo­po­li­tik terutama di Timur Tengah,” ujar Ibrahim dalam keterangan sua­ra kepada wartawan

Masyarakat melihat dinamika per­gerakan harga emas yang di­pengaruhi oleh berbagai sen­ti­men, terutama sentimen ek­sternal sep­erti kondisi geopolitik yang hingga saat ini masih ber­la­ng­sung. Di antaranya geo­politik an­tara AS dan Iran, yang mana AS me­ngirimkan kapal induk USS Gerald R Ford men­dekati ka­was­an Timur Tengah untuk per­si­ap­an menyerang Iran.

Selain itu, masalah pe­r­po­li­tik­an di AS juga menjadi salah sa­tu sentimen. Ibrahim me­n­ye­but masyarakat tahu bahwa pe­mi­lu sela untuk anggota DPR di AS sebentar lagi akan di­la­ku­kan dan kemungkinan besar Par­tai Republik akan dika­lah­kan. Partai Demokrat yang akan me­nguasai sehingga kondisi itu me­nimbulkan ketegangan ter­sen­diri di Negeri Paman Sam.

Di samping itu, spekulasi ke­bijakan suku bunga The Feeral Reserve masih bergulir sei­ring dengan akan digantinya Jerome Powell oleh Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed. Hal itu kemungkinan besar akan mem­buat masyarakat tahu bahwa Kevin Warsh akan mendukung ke­bijakan-kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Selain sentimen tersebut, pe­lemahan nilai tukar rupiah ter­ha­dap dolar AS juga memberi pe­ngaruh. Diketahui saat ini ru­piah berada di level Rp 16.825 per dolar AS, mendekati posisi Rp 17.000 per dolar AS. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper