Mata Banua Online
Rabu, Februari 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wisuda dan Promosi Universitas Swasta

by Mata Banua
17 Februari 2026
in Opini
0

Oleh : Tomy Michael (Dosen FH Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)

Awal tahun ini, wisuda dilaksanakan banyak universitas di Indonesia. Seperti mulanya, wisuda sudah ada sejak abad ke-12 dan menjadi ajang yang sangat bergengsi. Tetapi ada perubahan yang terjadi waktu era Covid-19, wisuda dilakukan secara daring dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahkan oleh Albert Einstein. Pelaksanaan wisuda saat itu cenderung mengarah pada menjaga kesehatan dan perekonomian yang menurun. Perayaan wisuda era Covid-19 tidak terlalu sakral karena bisa saja peserta wisuda tidak menggunakan sepatu karena yang disorot adalah toganya saja di rumah. Tetapi apakah betul jika wisuda tidak relevan lagi saat ini?

Berita Lainnya

Berburu Wajib Pajak: Beban Rakyat di Tengah Krisis Anggaran

Menyambut Kedatangan Bulan Ramadhan

17 Februari 2026
Berburu Wajib Pajak: Beban Rakyat di Tengah Krisis Anggaran

Februari Kelabu, Siswa SD Bunuh Diri karena Kebutuhan Sekolah

17 Februari 2026

Cambridge Dictionary mengartikan wisuda sebagai the fact of finishing a degree or other course of study at a university or school, or the ceremony at which you are officially said to have finished. Bahkan dalam The Intercollegiate Code of Academic Costume: An Introduction yang dikompilasi Stephen L Wolgast di tahun 2009 terdapat petunjuk menarik bahwa bahan wol untuk sarjana dan sutra untuk tingkat magister serta doktor. Artinya wisuda memiliki kemampuan untuk mempengaruhi siapapun untuk mengikutinya, ibarat ius cogens dalam hukum internasional. Wisuda semakin lama menjadi hard law karena paradigma didalamnya didukung banyak kelompok untuk mengubahnya selalu lebih baik. Hingga beberapa tahun lalu, pendidikan Indonesia menimbulkan pro kontra ketika sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mengadakan wisuda. Negara rupanya masih peduli dengan landasan filosofis wisuda sehingga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2023 tentang Kegiatan Wisuda Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Menengah. salah satu isinya mengatur bahwa tidak menjadikan kegiatan wisuda sebagai kegiatan yang bersifat wajib dan pelaksanaan kegiatan wisuda tidak boleh membebani orang tua/wali peserta didik. Kepedulian negara sebagai wujud untuk memberikan pelindungan akan marwah wisuda.

Manusia tidak bisa lepas dari ucapan syukur bahkan rasa untuk bersenang-senang. Saya ambil contoh ketika anak baru dilahirkan maka rasa ucapan syukur itu menjadi bagian istimewa bahkan hingga kematian juga patut dirayakan ketika seseorang terlepas dari sakitnya. Wisuda adalah salah satu bagian pilihan hidup manusia karena tidak semua orang bisa merasakan wisuda atau ia bisa merasakan wisuda tetapi ada kendala. Wisuda tidak sekadar rutinitas yang membuat universitas lelah disorot dunia melainkan lebih dari itu. Sebagai dosen di universitas swasta, wisuda adalah salah satu ajang pembuktian bagi siapapun bahwa universitas itu hidup. Cara hidup bagi universitas khususnya yang swasta bisa melalui perolehan hibah dengan saingan ketat, memperluas jejaring, membuka fakultas kekinian hingga menonjolkan prestasi dari segala lini. Hal itu adalah portofolio universitas sehingga siapapun harus tahu karena harapan imbal balik yang ingin dicapai.

Bagi universitas swasta, wisuda menghadirkan capaian dalam semester terakhir sehingga masyarakat bisa menilai dampaknya. Sorot dari orang tua wisuda juga memanusiakan manusia karena adakalanya orang tua mahasiswa baru bisa mengunjungi Kota Surabaya akibat wisuda anaknya. Artinya segala aspek tercapai dan bagian dari keterbukaan informasi publik bagi universitas untuk dinilai masyarakat. Apalagi setelah adanya kasus ijazah yang tidak legal maka foto wisuda tampaknya menjadi bagian penting yang harus diviralkan. Wisuda juga masih menjadi bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa karena menghadirkan orasi ilmiah dengan tokoh populer yang akan memberikan wawasan akademik bagi para peserta wisuda. Karya-karya terbaik akan dimunculkan dan dipublikasikan sehingga siapapun bisa membacanya dan mengambil hasilnya yang dielaborasikan dengan pemikiran pembacanya.

Sering dilupakan bahwa wisuda juga melibatkan peran serta alumni dan ini juga memiliki nilai dalam penyusunan pencapaian akreditasi universitas. Sayangnya wisuda sering disamakan dengan yudisium. Padahal sebelum menuju wisuda, semua mahasiswa akan mengalami kontrol ketat untuk mendapatkan ijazah. Poin penting misalnnya kesesuaian akta lahir dengan Pusat data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kemudian kelengkapan luaran dari tugas akhir, total prestasi hingga plagiasi. Universitas swasta menyadari bahwa segala hal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan harus dilakukan agar universitas tetap hidup. Dilema demikian pada akhirnya membuat wisuda semakin menarik untuk didiskusikan.

Wisuda tetap harus ada hanya yang ditampilkan bisa saja berbeda-beda tergantung penciri universitas. Artinya ketika semuanya fase kehidupan dirayakan maka wisuda bisa saja berada jauh dari fase kematian bahkan terlampau dekat fase tersebut. Penelitian yang dilakukan Jennie E Brand dan Yu Xie mengatakan ketika seseorang meluangkan waktu untuk berkuliah maka universitas harus mendapatkan pencapaian positifnya. Artinya wisuda adalah bagian salah satu layanan universitas yang mengurangi persepsi dan memperbesa kenyataan untuk berkontribusi bagi masyarakat. Jadi tetaplah wisuda dengan segala doa dan ucapan syukurnya.

Terima kasih Harian Kompas

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper