
TANJUNG – Kecamatan Tanta menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Kamis (5/2).
Dalam kesempatan tersebut, Camat Tanta Rofik Aziddin menyebutkan, pada Musrenbang ini pihaknya memiliki 194 usulan.
“Dari semua usulan ini sekitar 31 persen atau 61 usulan terdiri dari infrastruktur, dan memiliki sembilan usulan prioritas,” ujarnya.
Adapun sembilan usulan prioritas tersebut didominasi oleh infrastruktur, yakni satu jembatan, enam jalan, dan dua air minum.
Salah satu dari usulan prioritas tersebut adalah pembangunan jalan di Dusun Dahur, Desa Barimbun dan jalan poros Desa Murung Baru yang tidak ada aspal.
“Jalannya itu kasian sekali, untuk akses ke Dusun Dahur tidak ada aspal, jadi masyarakat sulit untuk lewat,” tuturnya.
Selain itu, Kecamatan Tanta juga memiliki usulan untuk perbaikan jalan di Desa Puain Kanan yang sulit untuk dilewati.
“Warga menginginkan paling tidak ada penanganan awal supaya masyarakat tidak kesulitan lagi untuk lewat,” jelasnya.
Sementara untuk mendukung ketahanan pusula dan pengentasan kemiskinan Kecamatan Tanta setidaknya memiliki 27 usulan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong Hj Hamida Munawarah menyambut baik adanya Musrenbang ini.
“Musrenbang merupakan wadah bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi, kebutuhan, dan usulan masyarakat dari desa-desa,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan dicatat dan dibahas.
“Kemudian disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, khususnya APBD yang saat ini mengalami penurunan,” ujarnya.
Sekda menyebutkan bahwa di 2026, Tabalong memiliki anggaran sekitar Rp 2,7 T dan tahun 2027 menjadi Rp 2,3 T.
“Kami berharap kecamatan harus lebih selektif lagi memilih usulan di desa-desa mana yang lebih prioritas itu diutamakan, khususnya untuk tujuh program prioritas Tabalong Smart,” pungkasnya.yan/rds

