BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat kerja sama BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemprov Papua Barat Daya.
Kerja sama BIMP-EAGA di bidang pariwisata menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarprovinsi dalam pengembangan potensi wisata kawasan timur Indonesia.
“Kerja sama ini difokuskan pada penguatan promosi bersama, pengembangan industri pariwisata serta penyusunan paket wisata yang terintegrasi antarwilayah,” kata Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady melalui Kepala Seksi Kerja Sama dan Kemitraan, Abdul Karim Zaidan, di Banjarmasin, Rabu (4/2).
Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama pariwisata yang dibahas meliputi pengembangan promosi pemasaran dan event bersama, pengembangan industri pariwisata dan penyusunan paket wisata, pariwisata berkelanjutan serta pengembangan ekonomi kreatif.
Menurut Abdul Karim, salah satu fokus utama kerja sama ini pengembangan Geopark di masing-masing daerah yakni di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua Barat Daya.
“Pengembangan geopark menjadi prioritas karena memiliki nilai strategis dalam mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” tambahnya.
Melalui kerja sama BIMP-EAGA ini, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antarwilayah sehingga mampu meningkatkan daya saing destinasi pariwisata regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di masing-masing daerah. MC Kalsel/Jml/ani

