
Jakarta – Cristiano Ronaldo berniat melanjutkan mogok main membela Al Nassr lantaran cemburu melihat Al Hilal bisa mendapat dana transfer dan bisa mendatangkan Karim Benzema.
Ronaldo memilih tidak bermain saat Al Nassr mengalahkan Al Riyadh pada Senin (2/5). Megabintang Portugal itu ogah merumput lantaran Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi tidak menyediakan dana investasi yang berarti kepada klub yang dibelanya tersebut.
PIF merupakan pemegang kendali empat klub besar Arab Saudi, yakni Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli. Dilansir dari ESPN, Ronaldo merasa Al Nassr tidak mendapat suntikan dana dari PIF dan lebih memilih menyokong Al Hilal.
Sumber ESPN menyebut Ronaldo berusaha menghalangi transfer Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal karena menilai PIF lebih mendukung Al Hilal menjadi juara Saudi Pro League musim ini.
Saat ini Al Hilal ada di puncak klasemen Saudi Pro League dengan 47 poin atau unggul satu poin dari Al Nassr yang ada di peringkat kedua.
Sejak datang ke Arab Saudi dan bermain untuk Al Nassr pada 2023, Ronaldo belum pernah merasakan gelar juara Saudi Pro League. Pada Jumat (6/2) Al Nassr bakal menghadapi Al Ittihad dalam lanjutan Saudi Pro League.
auto skip
Ronaldo menegaskan bakal kembali main jika manajemen Al Nassr diberi wewenang penuh dan mendapat kepastian tidak ada campur tangan lagi dari PIF pada bursa transfer tengah tahun 2026.
Selain kesal soal pemotongan signifikan dalam pengeluaran klub, mantan pemain Manchester United itu juga murka lantaran dua orang Portugal di meja manajemen Al Nassr, Simao Coutinho dan Jose Semedo yang menjabat sebagai direktur olahraga dan CEO klub dicabut oleh PIF.
Di sisi lain Al Hilal dikabarkan menerima suntikan dana besar dari Pangeran Saudi Alwaleed Bin Talal Alsaud.
Sumber-sumber mengatakan kepada ESPN bahwa semua perekrutan Al Hilal di jendela transfer ini, termasuk Benzema, didanai oleh Pangeran Al Waleed, yang merupakan bagian dari kelompok yang memiliki 25% saham klub, dengan sisa 75% dimiliki oleh PIF.
Kendati demikian, Ronaldo saat ini tidak mau menerima tawaran dari klub-klub Eropa dan Amerika Serikat karena enggan merusak persiapan menuju Piala Dunia 2026. web

