Mata Banua Online
Minggu, April 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Fenomena ‘Rojali’ Bayangi Sektor Ritel

by Mata Banua
4 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Fenomena ‘Rojali’ alias rombongan ja­rang beli diprediksi mewarnai pergerakan kon­sumen di pusat perbelanjaan menjelang dan selama momentum Ramadan 2026. Meski de­mikian, mereka dianggap tetap memberi kon­tribusi terhadap pergerakan ekonomi.

Ketua Umum Himpunan Pe­ri­tel dan Penyewa Pusat Pe­r­be­lan­jaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah me­ng­ata­kan perubahan perilaku belanja mas­yarakat saat ini lebih di­pe­ng­aruhi oleh kehati-hatian kon­su­men dalam mengambil ke­pu­tus­an pembelian.

Berita Lainnya

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

16 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga Emas Antam Kembali Turun

16 April 2026

Budihardjo menjelaskan, kon­sumen kini cenderung datang ke mal untuk melihat-lihat ter­le­bih dahulu, membandingkan har­ga, hingga mengecek ke­ter­se­dia­an produk di kanal online se­belum benar-benar melakukan tran­saksi.

“Fenomena Rojali memang sa­at ini orang beda ya cara be­linya, dia nggak langsung beli, te­tapi lihat-lihat dulu cek harga, fo­to-foto produk, cek di online, cek di mal-mal sebelah, sehingga me­mang itu [fenomena Rojali] wa­jar. Namun yang pasti mereka akan ke mal tuh pasti akan me­la­kukan lifestyle,” kata Budihardjo.

Menurutnya, meskipun tidak la­ng­sung berbelanja, kehadiran peng­unjung tetap memberikan kon­tribusi ekonomi, khususnya ba­gitenant makanan dan mi­num­an.

Hippindo menyebut tingkat kun­jungan ke pusat perbelanjaan te­tap terjaga lantaran mal masih men­jadi destinasi pemenuhan ke­bu­tuhan gaya hidup, khususnya ba­gi konsumen dari segmen me­ne­ngah ke atas.

Adapun, untuk pembelian pa­kaian, Budihardjo menyebut konsumen umumnya baru akan me­lakukan transaksi mendekati Ha­ri Raya Idulfitri, sekitar dua mi­nggu sebelum Lebaran. Hal ini sei­ring meningkatnya kepastian ang­garan dan pencairan tun­ja­ng­an hari raya (THR).

Meski demikian, Budihardjo me­nu­turkan fenomena Rojali ti­dak menghilangkan optimisme pe­laku ritel terhadap kinerja Ra­ma­dan tahun ini. Hippindo op­timistis seluruh segmen kon­su­men tetap akan berbelanja sesuai ke­las dan kebutuhan masing-masing, baik di ritel menengah ke bawah, menengah, hingga pre­mium.

Di samping itu, dia men­je­las­kan pusat perbelanjaan pre­mi­um tetap memiliki pasar ter­sen­diri, sementara mal dengan seg­men menengah dan bawah tetap ra­mai oleh konsumen yang ber­buru kebutuhan Lebaran dengan har­ga terjangkau.

Di tengah fenomena rojali, Budihardjo menilai sektor ritel ma­kanan dan minuman (food and be­verage/F&B) masih menjadi pe­nopang utama pergerakan eko­nomi di mal. Dia bahkan men­ye­but masuknya sejumlah merek res­toran baru, termasuk konsep pre­mium, turut menjaga traffic pe­ng­unjung selama Ramadan. Orang berbelanja makanan di pu­sat perbelanjaan Orang berbelanja ma­kanan di pusat perbelanjaan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Oto­nomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan pada Ra­madan permintaan akan me­ng­alami kenaikan tiga hingga em­pat lipat dari hari biasannya untuk ke­perluan keluarga maupun ka­te­ring, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Lonjakan permintaan ini ha­rus di barengi dengan ke­ter­se­dia­an stok yang berlimpah guna men­jaga psikologi pasar se­hi­ng­ga antara demand dan supply ada se­imbang sehingga harga harga ter­jaga dan terjangkau oleh mas­ya­rakat,” kata Sarman. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper