Mata Banua Online
Selasa, Januari 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Banjar Perkuat Pembangunan Desa Inklusif Bi’ih

by Mata Banua
26 Januari 2026
in Martapura
0
PELUNCURAN Desa Inklusi di Gedung Serbaguna Desa Bi’ih, Karang Intan, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Medcen Pemkab Banjar. (Foto:mb/ant/mc pemkab bjr)

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat komitmen pembangunan desa yang berkeadilan melalui peluncuran Desa Inklusi Bi’ih bertajuk “Setara dan Berdaya” di Kecamatan Karang Intan.

Peluncuran desa inklusi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banjar dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Banjar yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Bi’ih.

Berita Lainnya

DKISP Banjar Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

DKISP Banjar Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

26 Januari 2026
DKUMPP Banjar Pantau Harga Bapokting

DKUMPP Banjar Pantau Harga Bapokting

26 Januari 2026

Bupati Banjar yang diwakili Sekretaris Daerah Yudi Andrea di Karang Intan, Kabupaten Banjar, Jumat, mengatakan desa inklusi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal perubahan pola pikir dan tata kelola pemerintahan desa agar pembangunan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Desa inklusi adalah komitmen bahwa perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya menjadi subjek pembangunan,” kata Yudi.

Dia menegaskan konsep desa inklusi sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya No One Left Behind, yang menuntut pemerintah desa memastikan data kelompok rentan valid serta melibatkan mereka dalam perencanaan dan penganggaran desa.

Pemerintah Kabupaten Banjar, kata Yudi, mendukung penuh inisiatif desa inklusi yang digagas organisasi keagamaan, termasuk ‘Aisyiyah, melalui kolaborasi multipihak antara pemerintah, organisasi masyarakat, sektor swasta, dan warga desa.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah sekaligus Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah Tri Hastuti Nur Rochimah mengatakan pembangunan desa pada dasarnya harus bersifat inklusif dan melibatkan seluruh kelompok masyarakat.

Menurut dia, Desa Bi’ih dipilih sebagai desa lokus karena telah didorong memiliki Peraturan Desa tentang Desa Inklusi serta kelompok pendamping penyandang disabilitas, sehingga diharapkan menjadi contoh bagi desa lain.

Selain Desa Bi’ih, program inklusi di Kabupaten Banjar juga dikembangkan di Desa Abirau, Kelampayan Ilir, Munggu Raya, Handil Purai, Pindahan Baru, Sungai Alang, dan Sungai Besar. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper