Mata Banua Online
Kamis, Januari 29, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dian Sastro Bercerita Momen Menegangkan Jatuh dari Kuda Saat Syuting

by Mata Banua
20 Januari 2026
in Pentas
0

 

Para pemeran film “Esok Tanpa Ibu”, Ali Fikry (kiri), Dian Sastrowardoyo (tengah), Ringgo Agus Rahman (kanan) saat diwawancarai setelah konferensi pers film “Esok Tanpa Ibu” di Epicentrum XXI, Senin (19/1).

Aktris Dian Sastro bercerita salah satu pengalaman menegangkan selama syuting film “Esok Tanpa Ibu” di Lembang, Bandung, Jawa Barat, adalah ketika dia terjatuh dari kuda.

Berita Lainnya

Jaja Miharja Tak Lagi Bergantung ke Kursi Roda

Jaja Miharja Tak Lagi Bergantung ke Kursi Roda

20 Januari 2026
Luna Maya Akui Maxime Bouttier Lebih Jago Masak dan Rajin di Dapur

Luna Maya Akui Maxime Bouttier Lebih Jago Masak dan Rajin di Dapur

20 Januari 2026

Insiden itu terjadi karena kuda yang ditunggangi Dian Sastro mengalami panik karena aktivitas kendaraan di sekitar lokasi syuting. Kuda tersebut berdiri dan membuat Dian terjatuh dari ketinggian.

“Waktu itu kudanya stres karena ada mobil yang pindah parkir. Saya jatuh, tapi, yang kepikiran justru kudanya, karena dia lebih panik dari saya,” kata Dian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Aktor Ringgo Agus Rahman yang juga berada di lokasi syuting menyebut momen tersebut sebagai salah satu kejadian paling mendebarkan selama pengambilan gambar. Dia mengatakan Dian tetap berusaha menenangkan kuda meski sudah terjatuh.

“Dia tetap pegang talinya dan menenangkan kudanya. Padahal posisinya sudah jatuh, padahal kita semua sudah tegang,” ujar Ringgo.

Selain momen menegangkan, proses syuting di Lembang juga menghadirkan kebersamaan yang mempererat hubungan antar pemain. Ringgo mengatakan para pemain kerap menghabiskan waktu bersama di luar jadwal syuting, mulai dari makan hingga menonton konser bersama.

“Jadi, memang kebersamaannya selain di dalam film, di luar, itu juga kita dekat,” kata Ringgo.

Hal serupa disampaikan Ali Fikry. Menurut dia, lokasi syuting yang jauh dari pusat kota membuat para pemain lebih banyak berinteraksi satu sama lain di hotel.

“Kami seperti terisolasi. Malam-malam ngobrol, dengerin musik, bakar marshmallow. Hal-hal sederhana itu yang paling diingat,” ujar Ali.

Pengalaman di luar kamera tersebut, menurut para pemain, turut membantu membangun kedekatan emosional yang terasa dalam film “Esok Tanpa Ibu”.

Film produksi BASE Entertainment dan Beacon Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 22 Januari 2026. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper