
RANTAU – Bupati Tapin H Yamani membuka musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) hari pertama Kecamatan Salam Babaris dan Tapin Selatan, di Aula Pasar Pantau Cabe, Kecamatan Salam Babaris, Senin (19/1).
Musrenbang ini dihadiri Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Pj Sekda H Unda Absori, Kepala Bappelitbang Dr Meidy Haris Prayoga, dan beberapa anggota DPRD Tapin serta Camat Tapin Selatan dan Salam Babaris.
Bupati Tapin H Yamani mengatakan, musrenbang RKPD yang dilaksanakan di Kecamatan Salam Babaris dan Tapin Selatan untuk mendapatkan saran dan masukan usulan prioritas pembangunan dan aspirasi dari anggota DPRD Tapin daerah pemilihan dua.
“Musrenbang ini merupakan musyawarah antarpemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas, yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten di wilayah kecamatan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, tujuan musrenbang RKPD adalah membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan.
Bupati menjelaskan, musrenbang untuk menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam kegiatan prioritas pembangunan desa, serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi SOPD yang di klarifikasi berdasarkan urusannya.
“Karena itu kita berharap kegiatan musrenbang ini akan memberikan pemahaman terhadap tahapan yang diperlukan dalam penyusunan dan pembahasan RKPD hingga RAPBD yang selaras dengan program prioritas pembangunan Kabupaten Tapin. Semoga musrenbang ini menghasilkan program kerja yang akan meningkatkan taraf hidup masyarakat kita,” katanya.
H Yamani meyampaikan, tujuan pembangunan Kabupaten Tapin ke depan, di antaranya meningkatkan kualitas SDM yang cerdas, pengentasan kemiskinan, pengembangan UMKM lokal, serta kualitas lingkungan hidup dan peningkatan birokrasi pelayanan yang di dasarkan pada 13 program prioritas pembangunan Kabupaten Tapin yang sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati.
Bupati menambahkan, dengan dilaksanakannya musrenbang kecamatan dan tiap desa telah menyampaikan usulan prioritas pembangunan, maka akan diketahui apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa.
“Karena banyaknya usulan yang disampaikan dari kecamatan, kita meminta pihak kecamatan kembali melakukan koordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih dengan rencana kegiatan di SOPD. Kepada SOPD juga diharapkan bisa berkordinasi dengan SOPD lainnya agar tidak terjadi tumpang tindih program pembangunan,” ucap H Yamani.
Sementara, beberapa usulan prioritas Kecamatan Salam Babaris, di antaranya pengolahan dan pengembangan sistem drainase Desa Salam Babaris RT 01 hingga RT 13 yang belum tersedia sistem drainase.
Kemudian, pengembangan permukiman berupa penambahan tiang lampu penerangan 22 unit di Desa Suato Baru, penyelanggara jalan berupa peningkatan/pengerasan jalan TMMD Desa Suato Tatakan RT 003, dan pengelolaan sumber daya air berupa peningkatan tebing embung Desa Kambang Habang Baru di RT 01 RW 01.
Untuk usulan prioritas Kecamatan Tapin Selatan, di antaranya berupa penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian, pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, pengembangan kapasitas daya saing keolahragaan, penataan bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya di Kelurahan Tambarangan, Desa Tatakan, Desa Suato Tatakan, Lawahan, Sawang, Rumintin, Hatiwin, Campaka, Tandui, Timbaan, dan Harapan Masa. her

