Mata Banua Online
Selasa, Januari 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dewan Menerima Aspirasi BEM se-Kalsel Terkait Pilkada

by Mata Banua
18 Januari 2026
in DPRD Kalsel
0

 

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H. M. Rosehan Noor Bahri, S.H., menyampaikan bahwa mahasiswa meminta agar aspirasi tersebut dapat disampaikan langsung kepada pimpinan DPRD. (foto:mb/Ist)

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima aspirasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan di Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (15/01)sore hari.

Berita Lainnya

Anggota DPD RI Habib Hamid Serahkan Bantuan Korban Banjir

Anggota DPD RI Habib Hamid Serahkan Bantuan Korban Banjir

19 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Komisi I Dorong Penguatan Fungsi Pengawasan.jpeg

Komisi I Dorong Penguatan Fungsi Pengawasan

14 Januari 2026

Aspirasi yang disampaikan para mahasiswa tersebut berkaitan dengan isu nasional mengenai dinamika penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang saat ini menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di berbagai media.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H. M. Rosehan Noor Bahri, S.H., menyampaikan bahwa mahasiswa meminta agar aspirasi tersebut dapat disampaikan langsung kepada pimpinan DPRD. Oleh karena itu, ia menegaskan belum dapat mengambil keputusan lebih lanjut sebelum pertemuan dengan pimpinan terealisasi.

“Adik-adik mahasiswa meminta untuk bertemu langsung dengan pimpinan DPRD. Karena itu, saya belum bisa mengambil sikap lebih jauh. Namun, saya sangat menghargai aspirasi yang mereka sampaikan, khususnya terkait tuntutan mengenai Pilkada,” ujar Rosehan.

Rosehan juga menyampaikan bahwa secara pribadi dirinya sejalan dengan aspirasi mahasiswa agar pelaksanaan Pilkada tidak membungkam suara rakyat. Menurutnya, meskipun Pilkada langsung membutuhkan biaya yang besar, mekanisme pengawasan yang ketat dapat menjaga kualitas demokrasi.

“Memang Pilkada langsung membutuhkan biaya yang besar, tetapi dengan pengawasan dari KPU, Bawaslu, serta aparat penegak hukum, mudah-mudahan Pilkada langsung tetap dapat dilaksanakan secara demokratis. Tidak ada jaminan juga bahwa Pilkada melalui DPRD sepenuhnya terbebas dari praktik politik uang,” tegasnya.

Terkait jalannya penyampaian aspirasi, Rosehan turut mengapresiasi peran aparat kepolisian, Satpol PP, serta rekan-rekan media dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia mengakui bahwa pada awal kegiatan sempat terjadi ketegangan, namun suasana dapat diredam melalui komunikasi dan pertemuan yang baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian, Satpol PP, dan rekan-rekan media. Walaupun awalnya sempat kurang kondusif, setelah dilakukan komunikasi dan pertemuan, situasi dapat berjalan dengan tertib dan kondusif,” pungkasnya.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper