
AMUNTAI – Polres Hulu Sungai Utara (HSU), menyiapkan jalur evakuasi alternatif melalui jalur perairan diwilayah Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Tujuan jalur perairan untuk memudahkan para jemaah Haul Abah Guru Danau (KH Asmuni) ke-2 Tahun. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kepadatan masyarakat, gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat selama kegiatan keagamaan berlangsung.
Kecamatan Danau Panggang yang secara geografis didominasi wilayah perairan diperkirakan akan menjadi salah satu titik konsentrasi masyarakat pada Momen 21 Rajab 1447 H.
Selain akses darat, mobilitas masyarakat juga banyak menggunakan jalur sungai dan danau, sehingga diperlukan perencanaan pengamanan yang matang, termasuk penyiapan jalur evakuasi melalui perairan guna menjamin keselamatan seluruh peserta kegiatan.
Jalur evakuasi perairan yang disiapkan memanfaatkan alur sungai dan danau di sekitar lokasi kegiatan haul Abah Guru Danau, yang menghubungkan area pelaksanaan acara dengan titik-titik aman yang telah ditentukan.
Titik kumpul evakuasi atau assembly point meliputi dermaga desa terdekat, titik sandar perahu masyarakat yang telah dikoordinasikan serta lokasi lapang atau fasilitas umum yang mudah dijangkau dari jalur perairan.
Untuk mendukung pelaksanaan evakuasi, Polres HSU menyiapkan sarana berupa perahu dinas Sat Polairud, perahu milik instansi terkait dan relawan, serta perahu masyarakat yang telah dilakukan pendataan dan koordinasi sebelumnya. Seluruh sarana perairan tersebut dipastikan siap digunakan sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Kapolres HSU melalui Kasi Humas, IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa persiapan jalur evakuasi perairan merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Polres HSU berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan masyarakat dengan menyiapkan jalur evakuasi yang aman dan cepat, khususnya melalui jalur perairan yang menjadi karakteristik wilayah Danau Panggang,” ujar IPTU Asep.
Menurut Asep, aspek keselamatan menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan evakuasi, di mana seluruh perahu wajib dilengkapi alat keselamatan seperti life jacket, serta dikemudikan oleh operator yang berpengalaman dan memahami kondisi perairan setempat. Evakuasi akan dilaksanakan secara terkoordinasi dan bertahap sesuai situasi di lapangan. suf/ani

